Connect with us

Sepakbola

Timnas Indonesia U-22 Makin Percaya Diri, Level Thailand Berada di Bawah Iran

Published

on


Gelandang Timnas Indonesia U-22, Egy Maulana Vikri, berusaha mencetak gol ke gawang Timnas Iran U-23 pada laga uji coba internasional di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (16/11). Indonesia menang 2-1 atas Iran. (Bola.com/Yoppy Renato)

Finroll.com, Jakarta – Timnas Indonesia U-22 makin percaya diri mengarungi SEA Games 2019. Terbaru, tim asuhan pelatih Indra Sjafri ini berhasil tampil apik dengan mengalahkan Timnas Iran U-23 2-1 pada partai uji coba di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (16/11/2019).

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, berkeyakinan Timnas Indonesia U-22 dapat melepas dahaga pencinta sepak bola Indonesia akan medali emas SEA Games, yang kali terakhir diraih pada 1991, juga di Manila, Filipina.

BACA JUGA : 

Bermodalkan kemenangan melawan Iran, Iwan Bule, panggilan Iriawan, kian optimistis dengan kans Timnas Indonesia U-22, terutama dalam persaingan dengan rival yang dianggap terberat, Thailand.

Iwan Bule menilai, level Thailand masih berada di bawah Iran, lawan yang dikalahkan Timnas Indonesia U-22 pada pertandingan uji coba.

“Kalau saya cukup optimistis karena perjuangan anak-anak cukup bagus,” ujar Iwan Bule.

“Kalau di atas kertas, level Thailand ada di bawah Iran sebetulnya. Tapi, kami tidak tahu perkembangan terakhir dari Thailand bagaimana,” imbuh Iwan Bule.

Thailand adalah lawan pertama Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019. Kedua kesebelasan tergabung di Grup B bersama Vietnam, Laos, Singapura, dan Brunei Darussalam.

“Semoga usaha Timnas Indonesia U-22 membuahkan hasil selaras dengan harapan publik. SEA Games 1991 kami mendapatkan medali emas. Mudah-mudahan, medali itu bisa kami rebut kembali,” imbuhnya.

Jadwal Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019

Gelandang Timnas Indonesia U-22, Rachmt Irianto, berusaha melewati pemain Timnas Iran U-23 pada laga uji coba internasional di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (16/11). Indonesia menang 2-1 atas Iran. (Bola.com/Yoppy Renato)

26 November 2019

Jam 15.00 WIB: Thailand vs Timnas Indonesia U-22 (City of Imus Grandstand)

Jam 15.00 WIB: Vietnam vs Brunei Darussalam (Stadion Rizal Memorial)

Jam 19.00 WIB: Laos vs Singapura (Stadion Rizal Memorial)

 

28 November 2019

Jam 15.00 WIB: Vietnam vs Laos (Stadion Binan)

Jam 15.00 WIB: Brunei Darussalam vs Thailand (Stadion Rizal Memorial)

Jam 19.00 WIB: Timnas Indonesia U-22 vs Singapura (Stadion Rizal Memorial)

 

1 Desember 2019

Jam 15.00 WIB: Thailand vs Singapura (Stadion Binan)

Jam 15.00 WIB: Laos vs Brunei Darussalam (Stadion Rizal Memorial)

Jam 19.00 WIB: Vietnam vs Timnas Indonesia U-22  (Stadion Rizal Memorial)

 

3 Desember 2019

Jam 19.00 WIB: Timnas Indonesia U-22 vs Brunei Darussalam (Stadion Binan)

Jam 15.00 WIB: Laos vs Thailand  (Stadion Rizal Memorial)

Jam 19.00 WIB: Singapura vs Vietnam (Stadion Rizal Memorial)

 

5 Desember 2019

Jam 15.00 WIB: Brunei Darussalam vs Singapura (City of Imus Grandstand)

Jam 15.00 WIB: Timnas Indonesia U-22 vs Laos (Stadion Rizal Memorial)

Jam 15.00 WIB: Vietnam vs Thailand (Stadion Binan)

 

Semifinal

7 Desember 2019

Jam 15.00 WIB: Juara Grup A vs Runner-up Grup B (Stadion Rizal Memorial)

Jam 19.00 WIB: Juara Grup B vs Runner-up Grup A (Stadion Rizal Memorial)

 

Final

10 Desember 2019

Jam 15.00 WIB: Perebutan medali perunggu

Jam 19.00 WIB: Perebutan medali emas

(bola.com)

Sepakbola

Ada Peran Sir Alex Ferguson di Balik Perkembangan Karier Scott McTominay di Manchester United

Published

on

By

Gelandang Manchester United (MU) Scott McTominay merayakan gol ke gawang Huddersfield Town pada lanjutan Liga Inggris di John Smith's Stadium, Minggu (5/5/2019). (Anthony Devlin/PA via AP)

Finroll.com, Jakarta – Scott McTominay terpilih sebagai pemain terbaik dalam kemenangan Manchester United 2-1 atas Manchester Stadion Etihad, Minggu (8/12/2019) dini hari WIB. Siapa sangka, ada peran manajer legendaris MU, Sir Alex Ferguson, terhadap lonjakan karier McTominay.

Kinerja gelandang berpaspor Skotlandia tersebut meningkat dengan pesat beberapa bulan terakhir. Dia menjadi pemain kunci di Manchester United asuhan Ole Gunnar Solskjaer.

Fans Manchester United patut berterima kasih kepada Jose Mourinho. McTominay promosi ke klub utama saat Mourinho masih mengasuh Manchester United. Tapi, ada juga peran besar Ferguson di balik kepercayaan Mourinho tergadap McTominay.

Mou diberitahu Sir Alex Ferguson untuk lebih sering memainkan Scott McTominay. Pemain akademi Setan Merah memulai debut saat melawan Swansea City pada musim 2016-2017.

Ferguson memberi tahu Mourinho tentang keistimewaan Scott McTominay saat mereka bertemu untuk peringatan tragedi Munich di Old Trafford, Februari 2018. Sebuah rekaman video menunjukkan Fergie meminta Mou untuk lebih sering memainkan sang pemain sebagai gelandang di tim Manchester United.

Pujian Mourinho

Manajer Manchester United asal Portugal, Jose Mourinho. (AFP/Oli Scarff)

Jose Mourinho pernah memuji McTominay saat masih mengasuh Manchester United.  “Saya membuat beberapa perubahan dengan memikirkan karakteristik permainan ini dan saya pikir anak ini (McTominay) memiliki keinginan besar untuk merebut bola ketika tidak dalam penguasaan tim,” kata Mourinho.

“Dia adalah anak yang mengejar bola dan ketika dia menguasai bola itu selalu sederhana, dan ketika melawan lawan seperti Huddersfield, begitu dekat dan dengan begitu banyak orang di belakang bola, kesederhanaan terkadang jenius,” imbuh Mou.

MCTominay menunjukkan peningkatan performa dalam 18 bulan terakhir. Padahal, dia sempat mengalami cedera pada musim ini.

Namun, ia berhasil tampil memukau setelah pulih, termasuk bermain apik saat Manchester United mengalahkan Tottenham Hotspur dan Manchester City di Premier League.(bola.com)

Sumber: Sportbible

Continue Reading

Sepakbola

Jesse Lingard Optimistis Kembali Tampil Apik Bersama Manchester United

Published

on

By

Pemain Manchester United, Jesse Lingard. (AFP/Paul Ellis)

Finroll.com, Jakarta – Pemain Manchester United, Jesse Lingard, mengungkapkan kegembiraannya karena mulai kembali ke performa terbaiknya. Ia optimistis bisa tampil konsisten bersama Manchester United.

Satu tahun terakhir merupakan masa yang berat bagi Jesse Lingard. Pemain tersebut kerap mengalami cedera kambuhan sehingga ia sulit mendapatkan jam bermain bersama Manchester United.

Dampak lanjutan dari situasi tersebut adalah performanya yang inkonsisten, di mana ia gagal membuat gol maupun assist sejak bulan Februari kemarin.

Namun peruntungan Lingard mulai berubah belakangan ini. Berawal dengan golnya ke gawang Astana, performa didikan akademi Manchester United itu mulai kembali ke level tertinggi sehingga ia mulai dipercaya Ole Gunnar Solskjaer untuk menjadi starter.

Lingard mengaku gembira karena performanya mulai membaik. Ia menyebut ia sudah kembali ke jalur yang benar untuk menunjukkan performa terbaiknya bersama Manchester United.

Merasa Bahagia

Pemain Manchester United, Jesse Lingard. (AFP/Geoff Caddick)

Lingard optimistis kalau Manchester United bisa mencapai target pada musim ini. Karena itu, ia menjadi bagian dari kebangkitan Manchester United.

“Saya merasa bahagia. Dengan naik turunnya performa saya belakangan ini, saya merasa saya sudah kembali ke jalur yang benar,” ujar Lingard.

“Saya berlatih dengan baik. Saya melakukan hal yang benar dan manajer senang dengan apa yang saya lakukan dan bagi saya itulah yang terpenting.”

“Saya sangat percaya diri dengan performa saya hingga akhir musim nanti. Dengan dua kemenangan melawan City dan Spurs, ada kepercayan diri dalam tim ini.”

“Sekarang tinggal bagaimana kami menjaga mindset dan juga mentalitas kami agar bisa melanjutkan performa ini,” ungkap Lingard.(bola.com)

Sumber: PA Sports

Continue Reading

Sepakbola

El Clasico Terancam Diundur Lagi

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta – Laga antara Barcelona dan Real Madrid terancam diundur lagi karena rencana protes yang akan dilakukan pada jadwal tersebut. Hal itu membuat El Clasico berpeluang tertunda untuk kali kedua.

Pertandingan antara Barcelona dan Real Madrid dijadwalkan pada 26 Oktober. Namun, pertandingan ditunda karena gelombang protes di Barcelona pada saat itu.

Saat itu, masyarakat Barcelona karena ada sembilan aktivis Katalunya yang dipenjara otoritas Spanyol. Saat itu, laga antara Barcelona dan Real Madrid tak mungkin dilangsungkan.

Kondisi tersebut membuat LFP mengatur jadwal ulang pertandingan. Berdasarkan kesepakatan bersama, pertandingan dilangsungkan pada 18 Desember mendatang.

Namun, kelompok yang bernama Tsunami Democratic berniat melakukan demonstrasi pada jadwal yang sama di sekitar Camp Nou. Kondisi itu membuat otoritas setempat menyarankan agar pertandingan kembali ditunda.

Kelompok tersebut sangat gencar menyuarakan kemerdekaan Catalunya. Sejauh ini, sudah ada 18.000 orang yang mendaftarkan diri untuk mengikuti demonstrasi tersebut.

Jika hal itu terjadi, pertandingan antara Barcelona dan Real Madrid akan sulit untuk dipertandingkan karena kondisi yang tidak kondusif. LFP kembali harus menyiapkan jadwal alternatif.

Barcelona dan Real Madrid Bersaing Ketat

El Clasico. (AP/Manu Fernandez)

Saat ini, Barcelona dan Real Madrid sedang bersaing ketat di La Liga. Dua klub tersebut mengoleksi poin yang sama.

El Clasico bisa menjadi tie breaker antara keduanya. Laga tersebut bisa menentukan arah dua klub tersebut pada musim ini di La Liga.

Real Madrid konsisten meraih kemenangan walaupun tidak meyakinkan. Tetapi, hasil itu sudah cukup untuk menjaga peluang untuk menjuarai La Liga.

Hal yang sama juga terjadi dengan Barcelona di La Liga. Karena itu, El Clasico putaran pertama diprediksi akan menarik.(bola.com)

Sumber: Mirror

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending