Connect with us

International

Tiongkok Beri Sanksi Perusahaan Amerika yang Jual Senjata pada Taiwan

Published

on


China Peringatkan Pejabat BUMN Hindari Perjalanan Bisnis ke Amerika Serikat

Finroll.com – Jika selama ini Amerika lah satu – satunya super power yang semena – mena menzalimi negara lain, termasuk memberi sanksi pada perusahaan negara lain. Baru – baru ini, karena dalam iptek telekomunikasi 5 G merasa dikalahkan perusahaan swasta Huawei dari Tiongkok, dengan segala kekuatan negara Amerika memasukkan Huawei dalam daftar perusahaan Tiongkok yang diberi sanksi.Namun, gayung Amerika tidak mendapat sambutan dari negara lain, bahkan sekutu kentalnya Inggris saja tidak mau mendukung Amerika.Banyak negara maju Eropa tetap menjalin kerja sama dengan Huawei, menggunakan perangkat lunak produk Huawei.Sanksi Amerika pasti mengalami kegagalan.

Beberapa perusahaan Amerika berencana menjual senjata pada Taiwan, pada Tanggal 8 Juli Pemerintah Amerika merestui dan memberi izin pada perusahaan melakukan penjualan senjata, Bahkan legisterasi di Kongres Amerika pun sudah diberitahu, satu bulan kemudian, keputusan penjualan senjata pun akan diresmikan.Ini berarti, rencara Amerika mengirim senjata senilai US $ 2,220.000.000 pun segera dimulai.

Pada 11 Juli, juru bicara Kementerian Perdagangan China Gao Feng mengatakan bahwa sistem “daftar entitas yang tidak dapat diandalkan” saat ini sedang menerapkan prosedur yang relevan. Akan segera diterbitkan. Dengan nada tinggi Gao Feng berkata : “Siapakah yang akan dikenai sanksi, silakan menunggu dan melihat.”

Pada tanggal 12 Juli Kementerian Luar Negeri Tingkok mengeluarkan siaran pers yang menyatakan akan memberi sanksi pada Perusahaan Amerika yang menjual senjata pada Taiwan. Juru Bicara Keng Shuang menyatakan : “Untuk membela kepentingan nagara, pihak Tiongkok akan memberi sanksi pada perusahaan Amerika yang turut serta dalam penjualan senjata pada Taiwan.”

Walaupun Tiongkok belum mengumumkan daftar sanksinya, namun, para nitizen sudah tahu perusahaan – perusahaan mana saja yang bakal kena sanksi.
Walaupun nama perusahaan senjata AS ini agak asing bagi sebagian masyarakat, pada kenyataannya, mereka juga memproduksi sejumlah besar produk untuk masyarakat umum, dan memiliki hubungan bisnis yang erat dengan China. Harian People’s Daily yang disebutkan di akun WeChat pada 14 Juli mengatakan yang dapat dikenai sanksi perusahaan AS, termasuk Honeywell, produsen tangki , dan Gulfstream Aerospace.

Menurut laporan, komponen utama Tank pertempuran utama Ai Blan adalah turbin gas AGT1500, dan pabrikan yang memproduksinya adalah Honeywell. Honeywell International adalah perusahaan multinasional yang terdiversifikasi dengan teknologi dan kemampuan manufaktur terkemuka di dunia, dan divisi penginderaan serta kontrolnya telah mendapatkan reputasi dunia. Sistem pendingin udara Honeywell juga banyak digunakan di China.

Selain itu, US General Dynamic Land System Company yang disebutkan di atas memiliki Gulfstream Aerospace, pemasok pesawat pribadi mewah terbesar di dunia. Di China Zhuhai Air Show yang setiap dua tahunan diadakan, Gulfstream Aerospace sangat ingin memamerkan pesawat pribadi kepada penonton China. Data menunjukkan bahwa China saat ini adalah pasar terbesar ketiga untuk Gulfstream Aerospace, dengan total pendapatan US $ 2,3 miliar di wilayah Asia Pasifik pada tahun 2018.

Pada saat yang sama, produsen kendaraan pengangkut alat berat M1070A1, Oshko Group, juga memproduksi kendaraan penyelamat dan pemadam kebakaran. Kendaraan ini digunakan di lebih dari 60 bandara di China.

Bandara China juga menggunakan kenderaan itu, serta sistem radar monitor bandara yang diproduksi oleh pabrikan rudal “Stinger” Raytheon. Menurut pengungkapan media asing, Raytheon berusaha untuk bergabung dengan bisnis kedirgantaraan dengan perusahaan teknologi gabungan itu. Yang terakhir ini memiliki banyak kerja sama dengan China: menjual mesin pesawat ke China dan memasok 2.500 eskalator dan lift di 11 kota di China. Menurut laporan itu, kombinasi bisnis kedua perusahaan diumumkan bulan lalu dan masih perlu menunggu persetujuan pemegang saham dari kedua perusahaan.

Selain itu, ada dua perusahaan AS “terpilih” dalam daftar sanksi, yaitu Amerika Serikat Federal Express dan Bank HSBC. Yang pertama memiliki dua “kesalahan operasional” berturut-turut dan secara sewenang-wenang memindahkan dua pengiriman dari Jepang ke alamat Huawei di China dikirimkan ke Amerika Serikat. Bank HSBC ditargetkan oleh Departemen Kehakiman AS untuk serangkaian masalah seperti pencucian uang dan pelanggaran sanksi. Untuk menghindari hukuman, mereka setuju untuk “bekerja sama” dengan penyelidikan Departemen Kehakiman AS dalam kasus-kasus lain, dari “kerja sama” ini Huawei China dijadikan korban.

Tentu saja, saya tidak akan berkomentar apakah perusahaan AS yang disebutkan di atas pada akhirnya akan dikenai sanksi oleh China. Di bawah sengketa perdagangan lebih dari setahun, banyak pelajaran nyata telah menjelaskan kebenaran: sanksi komersial untuk tujuan perjuangan politik, korban terbesar adalah perusahaan di hulu dan hilir rantai industri global.

Honeywell menjawab: tidak terlibat dalam perjanjian penjualan yang relevan

Menanggapi persetujuan baru-baru ini oleh AS untuk penjualan senjata dan peralatan senilai sekitar US $ 2,22 miliar ke Taiwan, Honeywell dapat dikenai sanksi oleh China. Pada tanggal 16, dilaporkan bahwa Honeywell dapat dikenai sanksi dan perusahaan patungannya dengan Sinochem Blue Sky Zhonghuo New Materials telah dioperasikan di Taman Industri Kimia Jiangsu Taicang Zhonghua. Dengan asumsi bahwa sanksi terjadi, itu akan berdampak signifikan pada pasokan mesin peniup HFC-245fa.

Pada 16 Juli, Honeywell menjawab: “Honeywell tidak berpartisipasi dalam perjanjian penjualan ini dan tidak memberikan saran. Tidak ada transaksi langsung. Honeywell hanya memproduksi dan menjual suku cadang.” **

Advertisement

International

Serangan Roket Israel Tewaskan 10 Orang di Gaza

Published

on

By

Saling serang terjadi antara militer Israel dan milisi Gaza terjadi usai terbunuhnya komandan Jihad Islam. Serangan Israel dilaporkan telah menewaskan total 10 orang di Gaza, puluhan lainnya terluka.

Serangan demi serangan dilancarkan Israel ke Gaza pada Selasa (12/11). Sebelumnya, Israel membunuh dengan roket komandan Jihad Islam Baha Abu Al-Atta dan istrinya. Israel juga melancarkan serangan ke Damaskus, Suriah, mengincar tokoh Jihad Islam Akram Ajouri. Akram selamat, namun putranya tewas.

Serangan Israel dibalas dengan hujan roket oleh Jihad Islam dari Gaza. Kedua kubu bertukar serangan. Kementerian Kesehatan Gaza yang dikutip AFP mengatakan 10 orang tewas dalam tembakan Israel, termasuk Al-Atta.  Lebih dari 40 orang terluka di Gaza.

Israel berdalih, berbagai serangan mereka mengincar persembunyian milisi Gaza dan peluncur roket Jihad Islam.

Tidak diketahui apakah serangan dari Gaza menyebabkan korban tewas di Israel. Namun tim medis Israel menyebut ada 46 orang terluka, 21 di antaranya mengalami gejala stres akibat roket.

Roket milisi Gaza juga hampir mengenai sebuah mobil di jalan tol. Pabrik di kota Sderot juga tertembak, menyebabkan kebakaran.

Militer Israel mengatakan ada 190 roket yang ditembakkan dari Gaza ke wilayah mereka, puluhan di antaranya diintersepsi sistem anti rudal Iron Dome. Lebih dari setengah roket Gaza, kata Israel, jatuh di lapangan terbuka.

Dalam pernyataan bersama seluruh kelompok militan Gaza, Israel telah melampaui batas dengan membunuh Al-Atta. Mereka akan menuntut balas dengan melakukan serangan.

Pemimpin Hamas Ismail Haniya mengatakan serangan Israel adalah sebuah kejahatan yang bertujuan untuk menghentikan perjuangan Palestina menuju kemerdekaan.

Continue Reading

International

Donald Trump Digugat Akibat Lakukan Pelecehan Seksual

Published

on

By

Presiden AS Donald Trump (REUTERS/David Becker)

Finroll.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump digugat oleh seorang wanita bernama E. Jean Carroll pada Senin (4/11/2019). Alasannya adalah karena Trump pada bulan Juni lalu telah menyangkal tuduhan bahwa ia pernah memperkosa wanita itu sekitar 23 tahun yang lalu di sebuah department store New York.

Trump pada kesempatan itu juga menyebut wanita itu berbohong. Carroll merupakan kolumnis di majalah Elle.

Dari laporan, pengaduan yang diajukan Carroll di pengadilan negara bagian New York di Manhattan, menyatakan bahwa Trump berbohong pernah menyerangnya, dan Trump telah mencoreng integritas, kejujuran, dan martabatnya dengan menyusun berbagai kebohongan yang membuatnya dianggap mengarang insiden itu.

Sebelumnya, berita mengenai Carroll yang menuduh Trump memperkosanya di Bergdorf Goodman di Fifth Avenue, yang katanya terjadi antara musim gugur 1995 hingga musim semi 1996, telah diterbitkan di majalah New York pada Juni, seperti dikutip dari memoarnya yang dirilis bulan berikutnya.

Dalam gugatannya, Carroll mengatakan serangan itu berlangsung dua hingga tiga menit, sebelum dia berlari keluar dari ruang ganti dan menuju ke Fifth Avenue.

Carroll mengatakan dalam gugatan itu ia segera menceritakan kepada dua temannya, penulis Lisa Birnbach dan mantan pembawa berita WCBS Carol Martin, tentang dugaan serangan itu, tetapi tidak melaporkan Trump ke pihak berwenang karena ia takut akan mendapat balasan Trump.

Gugatan Carroll itu disampaikan setelah Trump mengatakan dia tidak memperkosa Carroll dan tidak pernah bertemu dengannya dan mengatakan bahwa semua kebohongan itu diciptakan Carroll untuk dapat meningkatkan penjualan bukunya.

“Saya akan mengatakannya dengan sangat hormat: Nomor satu, dia bukan tipeku. Nomor dua, itu tidak pernah terjadi. Itu tidak pernah terjadi, oke?” Kata Trump kepada koran The Hill di Washington.

Pihak Gedung Putih juga telah menyangkal tuduhan itu.

“Gugatan itu tidak masuk akal dan ceritanya adalah kebohongan belaka, seperti penulisnya,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Stephanie Grisham dalam sebuah pernyataan. “Cerita yang dia gunakan untuk mencoba dan menjual buku sampahnya tidak pernah terjadi, titik.”
Sebagai informasi, Trump telah mendapat tuntutan dari sejumlah wanita terkait hal pelecehan seksual sebelum Trump terjun ke dunia politik.

Trump juga pernah menerima gugatan pencemaran nama baik dari Summer Zervos, seorang mantan kontestan di acara televisi “The Apprentice”. Zervos mengatakan Trump menciumnya di luar kehendaknya pada 2007 di New York dan kemudian meraba-raba dia di sebuah hotel di Beverly Hills.

Zervos mengajukan gugatan terhadap presiden kontroversial itu setelah Trump menyebut tuduhan itu sebagai suatu kebohongan di Twitternya.(cnbcindonesia.com)

Continue Reading

International

Temukan Retakan, Qantas Periksa Boeing 737

Published

on

By

Qantas akan melakukan pemeriksaan segera terhadap 33 unit pesawat Boeing 737 mereka menyusul temuan retakan atau celah struktural di satu unit pesawat 737 mereka selama pemeriksaan pemeliharaan terjadwal.

Pemeriksaan retakan di pesawat Boeing 737 Qantas:

– Retakan ditemukan di salah satu Boeing 737 yang memicu peninjauan
– Qantas mengatakan retakan itu tidak menimbulkan risiko langsung terhadap keselamatan di atas kapal
– Maskapai sekarang akan memeriksa 33 pesawat dari armadanya

Inspeksi total terhadap pesawat Boeing 737 ini dilakukan Qantas setelah munculnya kekhawatiran global tentang retakan pada beberapa pesawat Boeing 737 yang telah menyelesaikan lebih dari 30.000 kali lepas landas dan pendaratan.

Qantas mengatakan tidak ada satu pun pesawatnya yang telah menyelesaikan siklus penerbangan sebanyak itu, tetapi pihaknya telah menemukan celah atau retakan di salah satu pesawatnya selama pemeriksaan pemeliharaan rutin.

Atas temuan ini Qantas akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap 33 armada Boeing 737 mereka pada akhir minggu ini.

“Kami telah menemukan satu contoh retakan di pesawat yang memiliki siklus lepas landas dan pendaratan kurang dari 27.000, dan pesawat ini telah dihentikan pengoperasiannya dari layanan untuk perbaikan,” kata maskapai itu dalam sebuah pernyataan kepada ABC.

“Tidak satu pun pesawat Boeing 737 Qantas yang memiliki siklus mencapai 30.000 lepas landas dan pendaratan. Namun, karena sangat prinsip kehati-hatian, kami akan melakukan pemeriksaan terhadap 33 unit pesawat Boeing 737 kami yang memiliki lebih dari 22.600 siklus pada akhir minggu ini ketimbang menunggu periode waktu tujuh bulan sebagaimana ketentuan.”

Maskapai Qantas juga menegaskan bahwa tidak ada risiko keamanan langsung yang terkait dengan retakan itu.

“Qantas tidak akan pernah mengoperasikan pesawat kecuali jika benar-benar aman untuk melakukannya,” kata pernyataan itu.

“Analisis terperinci oleh Boeing menunjukkan bahwa meskipun ada retakan, namun itu tidak serta merta membahayakan keselamatan pesawat, seperti tercermin dalam jangka waktu yang diberikan oleh regulator untuk melakukan pemeriksaan.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Asco Global

Trending