Connect with us

Science & Technology

Tips Mudah Mengelola Pengaturan Privasi Facebook, IG dan WA

Published

on


Tips teknologi kali ini, redaksi akan mengulas bagaimana mengelola pengaturan privasi di media sosial. Banyak pengguna media sosial mulai dari Facebook, Instagram sampai WhatsApp belum memahami bagaimana cara mengatur privasi.

Ketidaktahuan cara mengelola pengaturan privasi media sosial membuat akun akan menjadi sasaran para hacker. Redaksi menelusuri fitur privasi dari tiga media sosial tersebut yang bisa digunakan untuk membuat akun Anda lebih aman. Berikut fitur-fitur dari media sosial tersebut:

1. Facebook

Untuk media sosial Facebook, Anda harus membuka ikon tiga garis di kanan bawah, lalu scroll ke bawah dan klik Pengaturan & Privasi. Setelah itu, Anda pilih Pintasan Privasi.

Dalam Pintasan Privasi, Anda akan menemukan beberapa tindakan yang harus diambil untuk membuat akun Anda lebih aman. Pertama adalah Keamanan Akun yang di dalamnya ada Perbarui informasi pribadi Anda, Ubah kata sandi Anda, Dapatkan peringatan tentang login tidak dikenal, dan Gunakan autentifikasi dua-faktor.

Kemudian ada juga Preferensi Iklan, dalam menu tersebut, Anda bisa mempelajari cara kerja iklan di Facebook dan bagaimana Facebook menggunakan data untuk membuat iklan yang Anda lihat lebih relevan. Di dalamnya ada Pelajari tentang iklan, Tinjau preferensi iklan Anda dan Lihat pengaturan iklan Anda.

Selain itu ada pilihan dalam Keamanan, Anda bisa mengunjungi pilihan Buka Pusat Keamanan, Cari sumber informasi atau orang tua dan Bantu cegah perundungan (bullying). Serta Ketentuan dan Kebijakan yang di dalamnya ada Ketentuan Layanan, Kebijakan Data, Kebijakan Cookie dan Standar Komunitas.

2. Instagram

Untuk pengaturan privasi di akun Instagtram Anda, cukup klik ikon di pojok kanan bawah pada profil Anda, lalu ketuk ikon tiga garis di kanan atas. Setelah itu, Anda pilih Privasi.

Dalam halaman Privasi, Anda akan menemukan beberapa hal yang yang bisa Anda atur, misalnya Komentar, Tagar, Cerita sampai Status Aktivitas. Selain itu ada juga pilihan Privasi Akun, Akun yang Diblokir, Teman Dekat dan Akun yang Anda Ikuti.

Anda juga bisa mengunjungi pilihan Keamanan di halaman Pengaturan, yang di dalamnya mempunyai pilihan seperti Kata Sandi untuk memperbarui kata sandi, dan Autentifikasi Dua-Faktor, untuk keamanan akun Anda.

3. WhatsApp
Aplikasi pesan WhatsApp memiliki beberapa hal pengaturan untuk membuat akun Anda lebih aman. Anda cukup membuka ikon tiga titik di kanan atas, lalu pilih Setelan atau Pengaturan.

Pilih Akun, yang di dalamnya terdapat beberapa pilihan untuk membuat akun Anda aman. Pertama ada Privasi, menu ini bisa digunakan jika Anda ingin pengirim pesan tidak tahu apakah Anda sudah membuka pesannya, juga jika Anda tidak ingin melihat semua orang melihat foto profil dan status Anda.

Kemudian ada Keamanan, Anda dapat menyalakan setelah keamanan untuk menerima notifikasi ketika kode keamanan kontak Anda berubah. Pesan dan panggilan Anda selalu terenkripsi terlepas dari pengaturan tersebut.

Ada juga Verifikasi dua langkah. Jika fitur ini diaktifkan, Anda akan diminta memasukkan PIN ketika mendaftarkan nomor telepon Anda dengan WhatsApp lagi.

Science & Technology

Tahun Ini Xiaomi Kembangkan 6G dan Berhenti Buat HP 4G

Published

on

Finroll – Jakarta, Xiaomi menyebut akan mulai melakukan penelitian 6G, mengembangkan satelit internet, dan berhenti membuat handphone (hp) 4G pada akhir tahun ini.

Menurut CEO dan pendiri Xiaomi Lei Jun, penghentian produksi ponsel 4G itu hanya akan berlaku di China. Sebab, saat ini hampir semua ponsel yang meluncur di China sudah bisa menggunakan 5G.

Namun, ia tak memberikan detil lebih lanjut soal pengembangan 6G. Tidak juga dijelaskan soal pengembangan internet satelit.

Xiaomi juga sudah meluncurkan ponsel 5G termurah lewat Redmi 10X yang dilego Rp3,6 juta saja (US$250). Menariknya, dengan rentang harga itu, ponsel ini juga sudah menggunakan layar AMOLED.

Redmi 10X ini menggunakan chipset Mediatek Dimensity 820 yang digadang-gadang mampu menyaingi performa chipset hp flagship tahun lalu.

Hal ini diungkap Lei Jun dalam wawancara terbaru dengan kantor berita China. Menurutnya, 5G bakal merevolusi industri dengan penerapan konferensi dengan resolusi 4K dan 8K. Selain itu tren lainnya adalah gim cloud (streaming gim).

Sehingga, perusahaan itu akan memastikan ketersediaan ponsel 5G bagi pengguna mereka untuk menyesuaikan diri atas tren ini.

Ia juga mengungkap sejumlah kesulitan yang membelit perusahaannya ketika pandemi Covid-19 melanda. Menurutnya, pandemi ini menyebabkan rantai pasokan mereka terhambat, seperti dilaporkan GizChina.

Sehingga mereka harus memberi subsidi hingga 250 juta yuan untuk meningkatkan produksi smartphone 5G mereka. Pasalnya pandemi ini menguras stok ponsel 5G di gudang, seperti ditulis Gizmo China.

Untuk memulihkan situasi ini, perusahan akan menghentikan produksi ponsel 4G mereka di China. Sehingga, pabrik mereka di China akan memiliki sumber daya yang cukup untuk memproduksi ponsel 5G.

Perusahaan juga akan fokus membuat perangkat mobile dan teknologi AIoT (artificial intellegence of things). Xiaomi juga akan bekerjasama dengan pemerintah China untuk membangun sistem peringatan dini yang mumpuni.

Perusahaan itu juga akan mengerjakan sistem layanan publik lainnya. Semuanya akan dibuat berkat kemampuan 5G.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Science & Technology

Layaknya X-Ray Ponsel China Tarik Filter Bisa Tembus Pandang

Published

on

Finroll – Jakarta, Perusahaan ponsel China OnePlus mengumumkan menarik filter Autumn pada perangkat OnePlus 8 Pro karena muncul kabar fitur mampu mendukung kamera bisa tembus pandang material plastik dan baju. Hal ini tak biasa pada ponsel kebanyakan dan dianggap sebagian konsumen di China melanggar privasi.

Kamera OnePlus 8 Pro bisa tembus pandang mendadak ramai diperbincangkan karena bisa menembus material plastik layaknya X-Ray.

Salah satu penggiat gawai Unbox Therapy pun sempat mengunggah video review One Plus 8 Pro di akun Youtube-nya. Di dalam video itu, ia mengunggah foto saat ia memasukkan kotak iPhone ke dalam baju lalu foto diubah menggunakan filter Autumn.

Alhasil, setelah diposisikan pada filter Autumn, bagian depan kotak iPhone terlihat samar-samar. Ia juga mencoba menerawang ‘jeroan’ remote tv dan joystick gim konsel, dan hasilnya samar-samar terlihat bagian dalam komponen tersebut.

Permohonan maaf disampaikan perusahaan di akun Weibo. Perusahaan menyatakan akan mengkaji ulang masalah privasi yang dialamatkan pada filter baru mereka.

“Baru-baru ini, ada banyak diskusi di Internet soal kemampuan filter kamera Autumn OnePlus yang telah memunculkan keprihatinan terkait masalah privasi bagi para pengguna kami. Kami mohon maaf,” tulis OnePlus seperti diunggah di akun Weibo resmi perusahaan seperti dikutip Android Police.

Perusahaan berdalih bahwa saat merencanakan pembuatan filter Autumn, OnePlus berusaha untuk memahami karakteristik cahaya inframerah demi memberikan tekstur dan gaya fotografi yang unik bagi para pengguna mereka.

Namun karena banyak umpan balik negatif yang diterima, perusahaan menegaskan kembali akan meniadakan filter Autumn untuk sementara waktu melalui pembaruan perangkat lunak ponsel.

Meskipun mendapat sejumlah kecaman dari beberapa pengguna, perusahaan tetap melakukan pembelaan bahwa masih ada pengguna yang menyukai filter Autumn dengan mengunggah foto-foto menggunakan filter itu ke platform media sosial.

“Saat ini, ada juga deskripsi tentang kemampuan perspektif filter lensa yang tidak sesuai dengan fakta. Kami juga akan mengambil hukum untuk gambar-gambar palsu di Weibo,” tegas perusahaan.

Usai memperbaiki masalah privasi dan kemampuan filter Autumn, perusahaan memastikan akan meluncurkan kembali dan menunggu keputusan dari tim OnePlus Global, seperti dikutip Gizmo China.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Science & Technology

Google Play Music Akan Ditutup Akhir Tahun 2020

Published

on

Finroll – Jakarta, Google mengkonfirmasi layanan pemutar musik streaming, Google Play Music akan ditutup akhir tahun 2020 dan mentransisikan pelanggan mereka ke layanan terbaru yaitu Youtube Music.

Menurut Manajer Produk untuk Youtube Music dan Google Play Music, Brandon Bilinski, pihaknya telah meluncurkan alat untuk mulai mentransfer kumpulan music dari Google Play ke Youtube Music.

“Selama beberapa tahun terakhir, kami telah meningkatkan pengalaman pengguna terhadap Youtube Music. Mulai hari ini (Selasa, 12 Me 2020), kami resmi mengundang para pelanggan Google Play Music untuk mentransfer daftar putar ke Youtube Music sebagai rumah yang baru,” tulis Bilinski seperti dikutip laman blog resmi Youtube.

“Kami ingin memastikan semua orang punya waktu untuk mentransfer konten dan terbiasa dengan Youtube Music. Jadi kami akan memberikan banyak pemberitahuan sebelum pengguna tidak lagi memiliki akses ke Google Play Music akhir tahun ini,” lanjut dia.

Lebih lanjut Bilinski menjelaskan bagaimana pengguna dapat mentransfer music dari Google Play ke Youtube Music.

Perusahaan telah menyematkan alat yang diberi nama ‘Transfer’ dan ditempatkan di Youtube Music. Artinya, pengguna mesti mengunduh terlebih dahulu layanan tersebut.
Setelah pengguna mengklik opsi ‘Transfer’, maka akan secara otomatis sistem menambahkan daftar lagu dan album dari Google Play ke Youtube Music.

Pihak Youtube Music juga akan mengirim email kepada pengguna ketika proses transfer sudah selesai dan daftar musik mereka telah sepenuhnya ditambahkan ke tab ‘Library’ atau Perpustakaan dalam aplikasi, seperti dikutip The Next Web.

Demi meningkatkan pengalaman pengguna, Bilinski dan tim telah menambahkan sejumlah fitur ke dalam Youtube Music seperti meningkatkan kapasitas penyimpanan lagu dari 1.000 menjadi 5.000 lagu.

Youtube Music saat ini tengah membayangi para kompetitor mereka yaitu Spotify, Apple Music, dan Amazon Music.

Jika jumlah pelanggan berbayar Google Play dan Youtube Music digabungkan, perusahaan menyebut ada sekitar 20 juta pelanggan, seperti dikutip Tech Crunch.

Dari sisi biaya berlangganan, Youtube Music mematok harga mulai dari US$9,99 sampai US$11,99. Sementara Spotify dan Apple Music sama-sama mengenakan biaya US$9,99 per bulan, sedangkan biaya berlangganan Apple Music US$7,99 per bulan.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending