Connect with us

Nasional

Tolak Ambil Gaji Menhan Rp 5 juta, Prabowo Berhak atas Tunjangan Rp50 Juta

Published

on


Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak akan menerima gajinya sebagai Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju sebesar Rp5.040.000 per bulan seperti diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2000.

Namun, tunjangan yang berhak diterima Prabowo diperkirakan berkali lipat dari gaji sebagai menteri. Nominalnya lebih dari Rp50 juta.

Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2018 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pertahanan menjelaskan bahwa menteri pertahanan berhak mendapat 150 persen dari kelas jabatan 17. Di bagian lampiran tertera tunjangan kelas jabatan 17 sebesar Rp29.085.000.

Dengan demikian, Prabowo berhak memperoleh tunjangan kinerja sebesar 150 persen dari Rp29.085.000, yakni Rp43.627.500.

“Menteri Pertahanan yang mengepalai dan memimpin Kementerian Pertahanan diberikan tunjangan kinerja sebesar 150% dari tunjangan kinerja pada kelas jabatan 17 di Lingkungan Kementerian Pertahanan,” mengutip Pasal 6 Ayat (1) peraturan tersebut.

Prabowo, selaku menteri negara, juga berhak mendapat tunjangan sebagai Pejabat Negara. Hal itu diatur dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 68 tahun 2001 tentang Tunjangan Jabatan Bagi Pejabat Negara Tertentu.

Pada Pasal 1 Ayat (2) butir e dinyatakan tunjangan menteri negara sebesar Rp13.608.000 per bulan.

“Menteri Negara, Jaksa Agung, dan Panglima Tentara Nasional Indonesia dan Pejabat lain yang kedudukannya atau pengangkatannya setingkat atau disetarakan dengan Menteri Negara adalah sebesar Rp. 13.608.000,” mengutip Pada Pasal 1 Ayat (2) butir e Keppres tersebut.

Sehingga diperkirakan, Prabowo berhak memperoleh pendapatan sekitar Rp57.235.500. Nominal tersebut berasal dari tunjangan kinerja Rp43.627.500 ditambah tunjangan sebagai pejabat negara Rp13.608.000.

Selaku menteri, Prabowo pun berhak mendapatkan fasilitas berupa rumah dinas, kendaraan dinas, serta jaminan kesehatan.

Belum diketahui pasti apakah Prabowo menolak atau menerima tunjangan sebesar Rp57.235.500. Sejauh ini, juru bicara Prabowo yakni Dahnil Anzar Simanjuntak hanya mengatakan bahwa eks Danjen Kopassus itu tidak akan menerima gaji sebagai menteri pertahanan.

Merujuk Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2000, gaji pokok menteri sebesar Rp5.040.000 per bulan.

“Saya ingin mengkonfirmasikan kepada sobat semua khususnya sobat pewarta terkait dengan informasi yang menyatakan Pak @prabowo tidak akan mengambil gajinya sebagai Menteri di @Kemhan_RI adalah BENAR,” tutur Dahnil melalui akun Twitter @Dahnilanzar, Rabu (30/10).

Prabowo, lanjutnya, tidak mengambil gaji karena selama ini memang berniat mengabdi untuk kepentingan bangsa dan negara. Dia menyebut Prabowo berprinsip demikian sejak terjun ke dunia politik.

“Sejak awal beliau masuk politik, berkomitmen untuk mengabdi bagi kepentingan bangsa dan Negara,” ucap Dahnil.

Advertisement

Nasional

Perpustakaan Keliling Tentara Kembali Datangi Sekolah di Perbatasan RI-PNG

Published

on

Finroll.com, Merauke — Pepatah membaca adalah jendela dunia merupakan suatu ungkapan yang tepat, karena dengan membaca buku, akan banyak ilmu pengetahuan yang bisa didapatkan, memperluas wawasan seseorang, beraneka kejutan dan hiburan pun bisa diperoleh melalui membaca buku.

Guna menghadirkan jendela dunia itu di perbatasan RI-PNG, sejak awal bertugas di bulan Agustus 2019 lalu, Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad berinovasi menyulap Truk Dinas Tentara jenis NPS menjadi mobil pintar “Perpustakaan Keliling” yang membawa ratusan judul buku dan satu buah televisi 42 inci untuk nonton bersama.

Kini dimasa tugasnya yang sudah berjalan sekitar enam bulan, Perpustakaan Keliling Tentara kembali menyambangi Sekolah Dasar (SD) yang ada di wilayah binaan teritorial Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Kuler yang dipimpin oleh Danki Satgas Lettu Inf Aprianto Trianggoro Putro, S.T.Han.

Kali ini SD YPK Kuler di Kampung Kuler, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Papua, pada hari Senin (27/1/2020) menjadi sekolah kesepuluh yang disambangi 10  personel Satgas dari Pos Kuler dengan perpustakaan keliling, hal ini adalah pertama kali ada perpustakaan keliling di sekolah tersebut.

“Sengaja kami datangkan perpustakaan keliling dari Pos Kout, untuk membangun minat baca dan memperluas pengetahuan dan wawasan siswa-siswi di SD YPK Kuler. Selain itu juga ada nonton bareng film tema perjuangan serta membagikan bubur kacang hijau setelah kegiatan usai guna menambah gizi para siswa,” kata Lettu Inf Aprianto.

Di tempat terpisah, Dansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., mengatakan, kegiatan Perpustakaan Keliling merupakan salah satu program teritorial Satgas untuk menghadirkan jendela ilmu pengetahuan bagi anak-anak yang ada di sekolah perbatasan.

“Inovasi ini sebagai usaha meningkatkan prestasi siswa, membantu mengajar di sekolah disekitar pos Satgas juga dilakukan, kita juga memberikan bimbingan belajar di pos. Bagi kami pendidikan dan ilmu pengetahuan adalah sesuatu yang sangat penting meskipun dihadirkan dalam bentuk yang sederhana,” terangnya.

Kepala Sekolah SD YPK Kuler, Ibu Deniana Makailipessi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang telah datang membawa Truk Tentara dengan disulap menjadi Perpustakaan Kelilng yang menarik.

“Terima kasih banyak Bapak-bapak TNI, telah singgah ke sekolahan kami, senang rasanya melihat siswa-siswi kami semangat dan antusias dalam membaca buku, ini adalah kali pertama dan tentunya menjadi hal baru dan membuat siswa-siswi semakin semakin cinta dengan membaca,” ungkapnya.

Continue Reading

Nasional

KSPI : Buruh Minta Pemerintah Lakukan Langkah Konkret Cegah Masuknya Virus Corona ke Indonesia

Published

on

Finroll.com — Wakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga menjadi anggota Komisi IX DPR RI Obon Tabroni meminta pemerintah Indonesia segera melakukan langkah-langkah konkret untuk mencegah masuknya virus corona ke Indonesia. Hal ini disampaikan Obon Tabroni di Jakarta, Senin (27/1/2020).

“Virus ini sudah 13 negara terjangkit dengan 1.300-an orang. Banyak negara dengan caranya sudah mengantisipasi. Misalnya Korea, Hongkong, dan lain-lain rajin mengunakan SMS blash untuk memperingatkan warganya,” kata Obon.

Lebih lanjut Obon menanyakan, bagaimana dengan Indonesia?

“Tampaknya masih adem. Belum ada press release resmi dari Menkes tentang langkah-langkah antisipasi tentang resiko dan apa yang harus di lakukan masyarakat,” tegas pria yang juga menjadi Deputy Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini.

“Padahal resiko Indonesia terserang virus ini sangat besar. Apalagi banyak turis dan tenaga kerja asing dari Cina yang keluar masuk Indonesia.”

“Jangan sampai terlambat. Lebih baik mencegah dari pada mengobati,” pungkasnya.(red)

 

Continue Reading

Nasional

Wasrik Itkohanudnas Laksanakan Fungsi Kontrol di Kosekhanudnas I TNI AU.

Published

on

Keterangan gambar : Entry Briefing Itkohanudnas di Kosekhanudnas I bertempat di ruang rapat Makosekhanudnas I, Jakarta (27/1).

Finroll.com — Panglima Kosekhanudnas (Pangkosekhanudnas) I Marsekal Pertama TNI Zulfahmi S.Sos., M.Han., menerima kunjungan kerja Tim Pengawasan dan Pemeriksaan (wasrik) Itjen Kohanudnas yang diketuai oleh Irkohanudnas, Kolonel Lek Yos Alfantino selaku Pengendali bertempat di ruang rapat Makosekhanudnas I, Jakarta, Senin (27/1).

Didampingi para Asisten serta pejabat dan perwira staf di lingkungan Kosekhanudnas I, Pangkosekhanudnas I Marsekal Pertama TNI Zulfahmi S.Sos.M.Han., dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Tim Wasrik Itkohanudnas, dan berharap kegiatan wasrik ini bisa menjadi forum komunikasi , koordinasi juga konsultasi yang efektif untuk mencegah dan meminimalisasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya pelanggaran dan peyimpangan demi penyempurnaan kinerja Kosekhanudnas I.

Sementara Wasrik Itjen Kohanudnas dalam sambutannya yang disampaikan Pengendali Tim mengatakan, tugas Itjen Kohanudnas adalah untuk menilai sejauh mana pencapaian program yang telah dilaksanakan, serta mengetahui segala kendala yang dihadapi untuk mencari solusinya serta memberikan informasi-informasi terbaru yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas setiap jajaran Kohanudnas.

Pada hakekatnya pelaksanaan Wasrik merupakan salah satu fungsi manajemen kontrol atas pelaksanaan program kerja satuan dengan melihat sejauh mana program kerja yang telah dilaksanakan dan untuk mengetahui segala permasalahan yang dihadapi jajaran Kohanudnas untuk selanjutnya memberikan koreksi terhadap pelaksanaan tugas-tugas yang telak dilaksanakan serta saran-saran penyempurnaan untuk tugas kedepan.

Pelaksanaan Entry Briefing Wasrik Itjen Kohanudnas ini dilanjutkan dengan pendalaman materi oleh Tim Wasrik terhadap Satker terkait sesuai bidang penugasan, usai penyampaian paparan oleh Asops Kosekhanudnas I.

 

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending