Selasa, 21 September 2021

3 Hal Ini Harus Diperhatikan Saat ke Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang


Air Terjun Tumpak Sewu merupakan salah satu tempat wisata unggulan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Suguhan pemandangan berbeda berupa deretan air terjun yang membentuk tirai, masih menjadi favorit para wisatawan. Namun, rute menuju ke titik air terjun cukup ekstrem. Perlu kehati-hatian saat hendak menuju wisata alam ini. Baca juga: Itinerary Seharian Jelajah Wisata Alam di Lumajang, Jawa Timur Itu karena kondisi jalan cukup licin dan curam di beberapa titik, sehingga mereka yang kurang hati-hari bisa terpeleset. Maka dari itu, kamu harus memperhatikan 3 hal ini bila hendak main ke Air Terjun Tumpak Sewu:

  1. Masuk lewat pintu masuk Lumajang Air Terjun Tumpak Sewu ada di perbatasan antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Untuk menuju ke bawah air terjun, pengunjung disarankan melalui pintu masuk dari Kabupaten Lumajang.

Mengapa kamu harus masuk ke Air Terjun Tumpak Sewu melalui loket resmi yang ada di Lumajang? Karena jalannya jauh lebih aman daripada kamu lewat Malang. Jalur ke bawah Air Terjun Tumpak Sewu dari Malang terdiri dari tangga vertikal, sehingga menyeramkan dan membahayakan.

Sementara jalur dari Kabupaten Lumajang terdiri dari jalan setapak yang sudah ditata, sehingga lebih aman. 2. Pakai alas kaki yang tepat Melalui jalur menuju titik Air Terjun Tumpak Sewu cukup licin. Oleh karena itu, butuh alas kaki yang pas. Sepanjang perjalanan, jalanannya berupa tanah liat yang cukup licin. Wisatawan juga harus berjalan di dekat sungai yang airnya mengalir sepanjang waktu. Jadi disarankan supaya kamu menggunakan sandal gunung yang kokoh ataupun sepatu trekkung. Hal ini dapat meminimalkan risiko terpeleset. 3. Siapkan fisik dan stamina Jika ada rencana mengunjungi Air Terjun Tumpak Sewu, maka segeralah mempersiapkan fisik atau berolah raga.

Itu karena perjalanan menuju titik Air Terjun Tumpak Sewu cukup panjang. Butuh waktu sekitar satu jam untuk sampai ke sana.

Kondisi jalan yang menurun akan berubah menjadi tanjakan, sehingga dipastikan akan menguras fisik.

Sumber : Kompas.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT