Gunungkidul Targetkan Peningkatan Kunjungan Wisata Tahun 2022

  • Bagikan
gunungkidul targetkan peningkatan kunjungan wisata tahun 2022
gunungkidul targetkan peningkatan kunjungan wisata tahun 2022

Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berupaya mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2022 dari retribusi wisata. Tahun ini kesepakatan antara DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) dan Pemkab (Pemerintah Kabupaten) terkait target PAD adalah mencapai Rp 27 miliar. “Taget PAD tahun ini Rp 27 miliar, kami berusaha mencapai hal itu,” kata Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (18/1/2022). Ia mengakui bahwa diperlukan usaha lebih untuk mencapai target yang meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2021, yang hanya Rp 12 miliar. Salah satunya terus menggencarkan promosi tempat wisata yang ada di Kabupaten Gunungkidul agar semakin dikenal masyarakat luas. “Semua juga tergantung dengan situasi pandemi saat ini, karena akan berpengaruh terhadap pendapatan yang masuk. Tapi, kami berharap semua normal sehingga pencapaian target bisa lebih optimal,” kata Arif.

Selama dua minggu terakhir tingkat kunjungan wisatawan cukup bagus, meski diakuinya untuk angka dirinya tidak membawa datanya. “Tren kunjungan wisatawan dua minggu terakhir cukup bagus, memang minggu kedua bulan Januari tidak sebanyak pas minggu pertama, karena anak sekolah sudah masuk dan itu mempengaruhi jumlah kunjungan,” kata dia. Anggota DPRD Gunungkidul Eko Ruswanto mengatakan, kenaikan target PAD tahun ini yang menjadi Rp 27 miliar bukan tanpa alasan karena sudah melalui kajian yang matang, sehingga potensi dari PAD wisata dapat dioptimalkan. Salah satu upaya yang bisa dilakukan yakni dengan memaksimalkan fungsi pengawasan agar kebocoran retribusi masuk pariwisata dapat dicegah. “Dewan sudah ada kajian dan mencapai Rp 17 miliar tidak sulit dan bisa direalisasikan,” ucap Eko.

Wajah sejumlah pantai di Gunungkidul akan diubah

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan mengubah wajah beberapa pantai. Program tahap awal akan menyasar Pantai Baron sampai Pantai Kukup di Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Sekretaris Daerah Gunungkidul, Drajad Ruswandono, mengatakan bahwa tahap awal penataan Pantai Baron dan Pantai Kukup saat ini tengah dimatangkan berasama pihak ketiga atau investor.

Adapun penataan kawasan pantai mengacu pada penataan kawasan Pantai Mesra atau Ngrawe yang lokasinya berada di tengah antara Baron dan Kukup. “Kami akan melibatkan investor dalam penataan di Baron dan Kukup,” kata Drajad.

Perlu diketahui Pantai Ngrawe atau Pantai Mesra yang dikelola masyarakat bersama investor dinilai berbeda dengan pantai lainnya. Kawasan ini tertata dengan baik. Di area tengah kawasan pantai ditanami rumput, dan di pinggirnya ada warung berupa gazebo dengan bentuk bangunan yang seragam. Pemilik warung adalah masyarakat sekitar.

Selain Baron dan Kukup, pemerintah juga menyiapkan perubahan wajah di kawasan pantai Sarangan sampai Sundak. Di tengahnya ada kawasan Pantai Krakal yang sudah mulai dibenahi pemerintah. Drajad menyebut, jika pengelolaan secara profesional seperti di beberapa pantai, nantinya masyarakat akan menikmati hasilnya karena harga jual kawasan pantai akan meningkat.

Sumber : Kompas.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->