Jadi Lokasi Side Event, Labuan Bajo Siap Sambut G20

  • Bagikan
jadi lokasi side event labuan bajo siap sambut g20
jadi lokasi side event labuan bajo siap sambut g20

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpilih sebagai salah satu lokasi side event penyelenggaraan G20. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatima mengatakan, sejak 2019, Labuan Bajo sudah bersolek dengan menghadirkan berbagai fasilitas publik untuk masyarakat dan wisatawan yang ingin menikmati keindahannya. Tak hanya keindahan panorama alamnya, tetapi juga arsitektur bangunan, budaya, serta kreativitas yang menjadi pendorong lahirnya ide kreatif masyarakat. Ia memastikan, Labuan Bajo siap menyambut perhelatan internasional tersebut.

“Kami pastikan Labuan Bajo siap menyambut G20,” kata Shana dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (10/02/2022).

Shana menambahkan, terpilihnya Labuan Bajo sebagai salah satu side event penyelenggaraan G20 menjadi momentum yang tepat. Ini seiring dengan cita-cita dan harapan Indonesia untuk kembali pulih bersama, tangguh bersama, dan membangun pariwisata berkelanjutan, khususnya bagi Labuan Bajo. Pihaknya mengatakan akan mendorong beberapa isu seputar produktivitas, resiliensi, dan keberlanjutan, kemitraan, serta penciptaan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan yang berkelanjutan, inklusif dan hijau termasuk melalui pengembangan ekonomi digital, pemberdayaan perempuan serta pemuda. “Sejak tahun 2019, wajah kota Labuan Bajo perlahan dipercantik, dipoles, dan didandani dengan menghadirkan berbagai fasilitas publik yang diharapkan dapat memberi ruang bagi masyarakat dan juga wisatawan untuk dapat menikmati pesona kota Labuan Bajo dari sisi arsitektur dan budaya, serta kreativitas yang menjadi salah satu pendorong lahirnya ide kreatif masyarakat,” katanya.

Shana mengatakan, kolaborasi pentahelix bersama seluruh unsur pemangku kepentingan mendukung Labuan Bajo agar siap menyambut penyelenggaraan KTT G20. Menurutnya, dukungan ini akan terus dimaksimalkan mulai dari pemerintah lintas K/L di pusat maupun daerah, para pelaku bisnis, akademisi, komunitas, hingga media. BPOLBF, kata dia, hadir sebagai respresentasi pemerintah pusat di daerah yang mengorkestrasikan seluruh kepentingan dalam membangun pariwisata Labuan Bajo yang berkelanjutan dan berdaya saing. Ini diharapkan dapat menggerakkan perekonomian daerah sesuai dengan misi serta arahan Presiden Joko Widodo. G20 menurutnya adalah gong dari seluruh proses pembangunan yang sudah selesai dan masih terus berjalan. Diharapkan pembangunan selesai pada tahun 2024 dan arahan pusat dapat tercapai.

Sumber : Kompas.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->