Senin, 27 September 2021

Kedai Kopi Pucu’e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi


Bagi pencinta kopi yang tengah berada di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, maka mereka harus mampir di kedai kopi Pucu’e Kendal. Kedai kopi Pucu’e Kendal menawarkan kopi asli dari Kendal, baik itu Robusta, Arabika, maupun Liberika. Harganya juga sangat terjangkau. Mulai Rp 7.000 sampai Rp 17.000. Selain bisa menyeruput kopi, Kedai Kopi Pucu’e Kendal juga menyuguhkan pemandangan indah dari ketinggian.

Kedai Kopi Pucu’e Kendal terletak di Gonoharjo, Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Dari kota Semarang maupun Kendal, jaraknya sekitar 45 kilometer (km). Waktu tempuhnya, tidak lebih dari 1 jam naik mobil maupun motor.

Berada di ketinggian 426 meter di atas permukaan laut (mdpl), jalan menuju Kedai Kopi Pucu’e Kendal memang menanjak dan berliku. Meski begitu, jalannya sudah berbeton. Sepanjang perjalanan menuju lokasi, pengunjung akan dimanjakan oleh pemandangan alam yang indah. Kedai kopi di ujung Kabupaten Kendal Menurut salah satu pengelola yang juga barista Kopi Pucu’e Kendal Caesario, kedai kopi yang ia kelola mulai berdiri sekitar 1 tahunan. Diberi nama Kopi Pucu’e Kendal karena berada di ujung Kabupaten Kendal yang berbatasan dengan Kabupaten Semarang. Ia melanjutkan bahwa meski berdiri saat pandemi Covid 19, kedai kopi Pucu’e Kendal selalu dikunjungi pengunjung setiap hari.

Kedai kopi di ujung Kabupaten Kendal Menurut salah satu pengelola yang juga barista Kopi Pucu’e Kendal Caesario, kedai kopi yang ia kelola mulai berdiri sekitar 1 tahunan. Diberi nama Kopi Pucu’e Kendal karena berada di ujung Kabupaten Kendal yang berbatasan dengan Kabupaten Semarang. Ia melanjutkan bahwa meski berdiri saat pandemi Covid 19, kedai kopi Pucu’e Kendal selalu dikunjungi pengunjung setiap hari.

Hal itu kemungkinan karena kedai berada di sisi jalan menuju tempat wisata Curug Lawe, sehingga banyak pengunjung air terjun yang mampir untuk minum kopi sambil istirahat menghilangkan lelah.

“Sebelum Kendal PPKM level 2, sudah ada pengunjung. Sekarang tambah banyak. Sehari bisa 50 orang,” kata Caesario, Minggu (26/09/2021). Caesario yang biasa disapa Rio melanjutkan, kedai kopinya buka jam 08.00 wib pagi sampai pukul 20.00 WIB.

Ia mewajibkan pengunjung mematuhi protokol kesehatan. Puntung rokok juga tidak boleh dibuang sembarangan karena bisa membakar hutan. Rio, berharap pandemi Covid 19 cepat berakhir, sehingga warung kopinya bisa lebih ramai lagi. Pemandangan alam indah di Kedai Kopi Pucu’e Kendal Di kedai kopi Pucu’e Kendal, pengunjung bisa menikmati pemandangan alam yang sangat indah. Hal itu diakui salah satu pengunjung Kedai Kopi Pucu’e Kendal bernama Trisminah. Menurut perempuan asal Kaliwungu Selatan ini, dirinya sering ke Gonoharjo Limbangan, tetapi baru kali ini ke Kedai Kopi Pucu’e Kendal untuk menikmati kopi.

“Tempatnya sangat indah. Tadi saya sempat berhenti di jalan menuju lokasi ini untuk selfie. Saya seperti berada di awan,” ujar Trisminah. Ia yang datang naik mobil bersama temannya mengatakan, akan datang lagi ke Kedai Kopi Pucu’e Kendal sambil mengajak teman-teman yang lain.

Sama dengan Trisminah, pengunjung asal Semarang bernama Airlangga mengaku sangat suka ngopi di sana. Selain kopinya nikmat , tempatnya juga nyaman. “Ngopi di sini sangat nyaman. Tidak bising, hawanya dingin, pas buat ngobrol santai,” tutur Airlangga.

Sumber : Kompas.com

CIMB NIAGA

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT