Selasa, 19 Oktober 2021

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi


Penerbangan internasional ke Bali sudah kembali dibuka sejak 14 Oktober 2021. Keputusan pembukaan ini diambil berdasarkan angka penyebaran Covid-19 yang berhasil terus ditekan. Namun, penerbangan reguler dari 19 negara yang diizinkan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali masih sepi.

Adapun, ke-19 negara tersebut antara lain, termasuk Uni Emirat Arab, China, Norwegia, dan Polandia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menilai wisatawan mancanegara (wisman) memerlukan waktu lebih untuk mempersiapkan berbagai dokumen perjalanan. Selain itu, wisman juga masih menunggu jadwal penerbangan dari pihak maskapai.

“Per hari ini, penerbangan reguler masih sepi. Ini karena setelah dibuka 14 Oktober, wisatawan mancanegara maupun kesiapan bandara I Gusti Ngurah Rai masih terus di koordinasikan dan kami juga masih menunggu jadwal penerbangan dari pihak maskapai” ujar Sandiaga Uno pada Senin (18/10/2021).

Promosi pembukaan Bali untuk turis asing Untuk mempromosikan pembukaan Bali untuk wisatawan mancanegara, Kemenparekraf bekerja sama dengan Biro Perjalanan Wisata (BPW) di 19 negara. Promosi juga dilakukan melalui perwakilan Indonesia di negara-negara tersebut. Melansir Kompas.com, Jumat (15/10/2021) pihak Asosiasi Travel Agent Indonesia sudah mengkonfirmasi bahwa beberapa maskapai penerbangan internasional belum dapat memberikan kepastian.

Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno menambahkan bahwa hal ini disebabkan oleh regulasi yang masih rancu.

Menurut Pauline, penerimaan kembali wisman juga harus dibarengi rencana promosi dan pemasaran. Dari segi pemesanan hotel oleh wisatawan mancanegara pun masih sepi. Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali Yoga Iswara mengatakan bahwa untuk pemesanan (hotel) dari wisman masih belum ada.

Sumber : Kompas.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT