Rabu, 6 Januari 2021

Tari Saman, Fakta Unik Tari yang Sukses Torehkan Prestasi di Dunia


Finroll.com  – Sebagai negara yang memiliki berbagai macam kebudayaan, Indonesia memiliki berbagai jenis tari yang tak hanya terkenal secara nasional, tetapi juga internasional. Salah satunya adalah Tari Saman.

Keunikan tari Saman yang paling menyita perhatian adalah kekompakan dari masing-masign penarinya. Dalam tarian ini, mereka bergerak serentak mengikuti irama musik yang harmonis dan kompak. Yuk, kita ulas tarian yang satu ini, Kawan.

Sejarah dan Makna Tari Saman

Nama ‘Saman’ dicetuskan oleh seorang Ulama Gayo bernama Syekh Saman sekitar abad XIV Masehi yang tinggal di daratan Gayo. Sebelum dinamakan tari Saman, tarian ini diberi nama tarian Pok Ane. Pada perkembangannya, tari Saman diiringi dengan syair-syair yang berisi puji-pujian kepada Allah SWT dan kombinasi tepukan-tepukan para penari sebagai media dakwah saat itu. Hal itulah yang menyebabkan tari Saman hanya ditampilkan pada kegiatan tertentu seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Biasanya, tarian ini ditampilkan pada bawah kolong Meunasah, sejenis surau panggung kala itu. Namun kini, tari Saman telah menjadi salah satu jenis sebagai tari hiburan atau pertunjukan tak hanya sebagai media dakwah, karena penampilan tari tidak terikat dengan waktu, peristiwa atau upacara tertentu.

Baca Juga : Investor Malaysia Berencana Bangun ‘Menara Petronas’ Tertinggi di Aceh

Tari Saman kini ditampilkan keramaian pada beragam kegiatan mulai dari pesta ulang tahun, pesta pernikahan, atau perayaan-perayaan lainnya. Untuk tempatnya juga lebih beragam, tari Saman biasa dilakukan di rumah, lapangan, dan panggung. Tari Saman biasanya dipimpin oleh seserang yang diberi nama Syekh. Pemimpin tari itulah yang memanddu gerakan setiap penari agar harmonis dan kompak.

Fakta Unik Tarian

Pada tari Saman, terdapat 5 macam nyanyian yang dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Pertama, Rengum yaitu sebagai pembukaan atau mukaddimah dari tari Saman. Rengum ini merupakan tiruan bunyi yang dapat berupa pujian kepada seseorang yang diumpamakan, bisa kepada benda, atau kepada tumbuh-tumbuhan. Kedua, Dering yaitu rengum yang segera diikuti oleh semua penari.

Ketiga, Redet yaitu lagu singkat dengan suara pendek yang dinyanyikan oleh seorang penari pada bagian tengah tari. Keempat, Syek yaitu lagu yang dinyanyikan oleh seorang penari dengan suara panjang tinggi melengking, biasanya sebagai tanda perubahan gerak. Kelima, Saur yaitu lagu yang diulang bersama oleh seluruh penari setelah dinyanyikan oleh penari solo.

FHI indonesia 2021

Untuk tariannya sendiri, biasanya terdiri dari dua unsur utama yaitu tepuktangan dan tepuk dada. Pada umumnya, tari Saman dimainkan oleh belasan atau puluhan laki-laki. tetapi jumlahnya harus ganjil. Namun, dalam perkembangan selanjutnya, tarian ini juga dimainkan oleh kaum perempuan.

Untuk kostum, penari tari Saman menggunakan busana khusus yang terdiri dari tiga bagian yaitu bagian kepala, badan dan tangan. Dikarenakan tariannya yang khas, tari Saman tak hanya populer di negara sendiri namun juga populer di mancanegara seperti di Australia dan Eropa.

Dikutip dari The Jakarta Post, pada tahun 2017, Tari Saman menang di kejuaraan dunia Folklore yang berlangsung di kota Sveti Vlas, Bulgaria. Tim Indonesia dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia berhasil meraih medali emas untuk kategori Folklore Ensembles dan Dloklore Instrumental Group.

goodnewsfromindonesia

BACAAN TERKAIT