Connect with us

Property

Untuk Pengelolaan Eksklusif di Kuningan, PT HK Realtindo Gandeng Travelio

Published

on


Finroll.com — Travelio bersama PT. HK Realtindo Hutama Karya Realtindo telah menandatangani perjanjian kerjasama pengelolaan unit secara ekslusif The Grove Suites Apartment yang dimiliki oleh PT. HK Realtindo PT, Hutama Karya Realtindo di The grove Suites Apartment. Bertempat di kuningan, The Grove Suites Apartment by Travelio menawarkan Apartemen Berstandard travelio premium yang disewakan secara harian, bulanan dan tahunan.

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan pada hari Senin, 26 Agustus 2019 lalu di kantor PT. HK RealtindoHutama Karya Realtindo. Acara Opening Ceremony diselenggarakan di Function Room The Grove Suites Apartment the Grove Suites  pada tanggal 4 September 2019 oleh PT. HK Realtindo PT. Hutama Karya Realtindo dengan prosesi pemotongan nasi tumpeng, penyerahan plakat, ditutup dengan pemberian amalberbagi kepada anak yatim yang diundang.

PT. HK Realtindo HK realtindo adalah perusahaan pengembang properti dan yang merupakan merupakan anak perusahaan dari PT. Hutama Kkarya (Persero) yaitu salah satu perusahaan BUMN konstruksi Infrastruktur terbesar milik BUMN di Indonesia dan didirikan pada tanggal. 10 Mei 2020

Melihat peforma Travelio selama ini dan melalui proses pemilihan operator partner Kami mempercayakan Travelio Property Management untuk mengelola property kami agar standarisasi pengelolaan dapat terjaga, dan memberikan opsi penyewaan yang lebih luas terhadap masyarakat luas, Indonesia serta memperkuat citra property recurring PT. HK Realtindo.

Harapan kami dengan dimulainya kerjasama melalui acara yang baik ini, semuanya dapat berjalan lancar dengan Travelio.

Kami juga sudah mempersiapkan untuk unit unit kami yang lain di Casablanca East Residence, KubikaHomy, El Royale dan juga Pluit Sea view agar dapat dikerjasamakan dengan Travelio, ujar Bbapak M.Iqbal Prasetya Utomo selaku Kepala Divisi Aset Manajemen dari PT. HK RealtindoPT. Hutama Karya Realtindo.

“Tujuan dari kerjasama ini tidak lain adalah untuk pengelolaan profesional dan memberikan yield yang maksimal bagi pemilik unit karena adanya beberapa opsi yang kami tawarkan untuk customer, baik secara harian, bulanan dan tahunan”, ujar Felicia Gautama selaku Head of Business Development Travelio

Beliau juga menambahkan bahwa Travelio sangat optimis atas kerjasama yang telah terjalin untuk pengelolaan unit The Grove Suites Apartment The Grove Suite milik PT. HK Realtindo PT. Hutama Karya Realtindo ini, dikarenakan lokasi yang sangat strategis di kawasan business area dan juga beberapa unit tersebut difasilitasi oleh private lift sehingga bagi ekspatriat ataupun pebisnis dan individu yang mengharapkan untuk privacy lebih, unit ini menjadi pilihan yang sangat tepat.

Bukan hanya private lift dan lokasi saja yang menjadi highlight utama, fasilitas wifi juga menjadi bagian yang sangat penting terhadap permintaan pasar.

Travelio Property Management merupakan perusahaan berbasis online pertama di Indonesia untuk penyewaan apartemen berstandard yang dikelola secara eksklusif dan profesional di Indonesia.

Dijalankan pada tahun 2017, Travelio Property Management telah mengelola 3000 an unit dan melalui kerjasama dengan developer – developer yang telah terjalin serta pengembangan atas program kerjasama, ekspansi akan terus dilakukan ke beberapa area seperti Yogyakarta, Bogor dan Bali, tutup Felicia.(red)

Advertisement Valbury

Property

Mulai 31 Mei, Airy Tutup Operasional

Published

on

Finroll – Jakarta, Startup jaringan hotel murah Airy Rooms akan menutup operasional mereka karena terdampak pandemi virus corona. Airy akan menutup seluruh rekanannya pada 31 Mei 2020 mendatang.

Dilansir Tech in Asia, informasi ini diketahui dari surat elektronik Airy kepada para mitra mereka. Dalam surat tersebut, pihak Airy menyatakan akan melakukan pemutusan kontrak kerja sama dengan rekanan seiring rencana mereka menutup usaha secara permanen.

Pihak Airy menjelaskan pandemi virus covid-19 telah mengancam seluruh sektor bisnis, khususnya pariwisata.

“Kami telah melakukan upaya terbaik untuk mengatasi dampak dari bencana ini. Namun, mengingat penurunan teknis yang signifikan dan pengurangan sumber daya manusia yang kami miliki. Kami telah memutuskan untuk menghentikan bisnis kami secara permanen,” bunyi pernyataan platform penyedia hotel murah tersebut.

Alasan tersebut membuat Airy tidak akan menyediakan layanan lagi untuk mitra kami.

Dalam wawancara dengan Tech in Asia pada Maret lalu, CEO Airy Lous Alfonso Kodoatie tak memungkiri pandemi covid-19 telah memengaruhi tingkat hunian. Namun, ia optimistis pandemi bisa segera teratasi dan sektor pariwisata bisa segera pulih.

“Dengan teknologi yang tepat dan pelayanan berkualitas, kami yakin Airy bisa bangkit lebih cepat dan memulihkan bisnis kami seperti sebelumnya,” ucapnya.

Namun, faktanya April lalu Airy dilaporkan memberhentikan 70 persen pegawai mereka. Airy sendiri didirikan pada 2015 lalu dan memiliki dua ribu jaringan properti dengan total 30 ribu unit kamar.

 

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Property

Pasca Diberlakukanya Work From Home, Kaun Milenial Pilih Sewa Apartemen untuk Self-Quarantine 

Published

on

Finroll.com — Upaya Pemerintah mencegah penyebarannya virus corona,  menghimbau dan meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meminta warga untuk belajar, bekerja, dan ibadah di rumah. Sejak hari Senin, 16 Maret 2020, setidaknya 220 perusahaan telah memberlakukan work from home untuk mendukung keputusan Pemerintah tersebut.

Apa itu work from home? Work from home merupakan suatu konsep di mana seseorang bisa melakukan pekerjaannya di rumah. Work from home dinilai efektif untuk menekan angka penyebaran virus corona karena masyarakat tidak perlu melakukan kontak fisik satu sama lain. Namun, menurut beberapa pekerja yang didominasi oleh kaum milenial ini, berbagai kondisi membuat mereka tidak merasa nyaman untuk melakukan work from home dan memutuskan untuk menyewa apartemen untuk self-quarantine. Keputusan tersebut didasari atas beberapa alasan, salah satunya adalah fasilitas dapur dan akses ke berbagai kebutuhan pokok menjadi lebih mudah.

Ditemui di Jakarta 19 Maret 2020, Hendry Rusli selaku CEO Travelio selaku situs dan Property Management terbesar di Indonesia mengklarifikasi kebenaran adanya kenaikan permintaan masyarakat atas penyewaan hunian secara Mid-Term Rental (1–3 bulan). Beliau juga menambahkan bahwa Infrastruktur pemesanan melalui website Travelio yang memungkinkan konsumen untuk melakukan pemesanan secara contactless menjadi sebuah kemudahan. Konsumen dapat menggunakan Fitur kamera 360 yang tersedia di website dan aplikasi Travelio untuk melihat unit secara lebih real tanpa harus bertemu langsung mengunjungi satu apartemen ke apartemen lainnya.

Hendry juga menyatakan bahwa dalam situasi sulit seperti ini, pihaknya dihadapkan pada pertanyaan bagaimana Travelio dapat berperan membantu lebih banyak masyarakat Indonesia untuk mendapatkan akomodasi yang menunjang untuk pencegahan penyebaran COVID-19. Dan Travelio telah menerapkan tiga komitmen Affordability, Quality of Service dan Sanitizing.

Untuk menunjang Affordability masyarakat pada masa dua bulan kedepan, Travelio akan memastikan hunian apartemen terjangkau dengan memberikan subsidi mulai dari Rp. 500.000 – 1 juta Rupiah untuk pemesanan bulanan di semua jenis apartemen yang dikelola oleh Travelio. Peningkatan Quality of service dengan membantu mengurus segala jenis izin pindah, dimulai dari daftar huni, pengurusan izin parkir, memastikan koneksi internet dan lainnya agar konsumen tidak diperlukan untuk mengantri dan melakukan kontak dengan instansi terkait.

“Sejak World Health Organisation (WHO) mengklaim COVID-19 sebagai pandemi Global, kami juga melakukan Sanitasi dengan desinfektan setiap perpindahan tenant, Penyediaan hand-sanitizer di setiap unit, serta memastikan kesehatan karyawan kami dengan pengecekan suhu badan dan penggunaan sarung tangan dan masker,” Imbuhnya.

Travelio hadir dengan menawarkan penyewaan apartemen secara short to long term Apartemen dengan standarisasi fully furnished dan fasilitas lengkap seperti WIFI dan peralatan dapur. Dengan adanya fasilitas dapur di unit apartemen, Konsumen dapat memasak makanan sendiri sehingga tidak perlu khawatir akan kebersihannya. Pemesanan dapat dilakukan secara online melalui situs www.travelio.com atau melalui aplikasi travelio.

Continue Reading

Property

Co-working Space Kian Diminati, Bagaimana Nasib Perkantoran?

Published

on

By

Ruang kerja bersama atau co-working space diramal bakal terus berkembang pesat sepanjang 2020 mendatang, mengingat fleksibilitas yang ditawarkannya.

“Karena kebutuhan terhadap co-working space itu memang ada, salah satunya adalah masalah fleksibilitas yang ditawarkan, dengan kondisi itu, banyak pelaku usaha berminat ke sana, terutama start-up baru,” ujar Senior Associate Director Colliers Ferry Salanto di Gedung World Trade Center I, Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2020).

Tak hanya menarik bagi pelaku usaha baru, menurut Ferry, co-working space bahkan cukup diminati bagi pelaku usaha yang sudah matang sekalipun.

“Company yang sudah mapan pun cukup berminat, terutama saat mereka masih perlu satu space yang bisa dikembangkan tapi nggak mau juga terlalu investasi besar-besaran ke sana atau mungkin kebutuhannya untuk short-term saja, daripada buat leasing office itu kan bisa tahunan, 3 tahun harus bayar, terikat di situ, dan harus feed out, dan itu kan juga mahal,” paparnya.

Lantas, bagaimana nasib perkantoran dengan perkembangan kebutuhan tersebut?

Berdasarkan Laporan Pasar Properti Jakarta Kuartal IV-2019 dari Colliers International, tingkat okupansi atau hunian perkantoran di Jakarta sepanjang 2020 mendatang diperkirakan bakal turun menjadi 82,5% dari keterisian hingga akhir 2019 sebanyak 83,4%.

“Perkirakan okupansi akan turun, walaupun jumlahnya tidak terlalu tinggi terutama di kawasan CBD (central business district) di angka sekitar 82,5% dari 83,5%. Sementara di luar kawasan CBD penurunan akan lebih tinggi,” katanya.

Hal ini lah yang menurut Ferry membuat pembangunan segmen properti ini di sepanjang 2019 tak juga mengalami kenaikan signifikan.

“Kalau kita lihat di sini memang, pasokan tahunannya baik dalam CBD maupun di luarnya, memang secara umum, pengembang itu sudah mulai hati-hati karena selama tahun 2019 kita belum mendengar lagi ada gedung perkantoran baru yang akan di-launching (di 2020) jadi mereka sudah mulai meredam,” imbuhnya.

Dengan demikian, wajar bila harga sewa perkantoran di Jakarta pun sudah mulai diturunkan sejak pertengahan tahun lalu.

“Sewa yang ditawarkan juga sudah diturunkan, sudah mulai realistis, tidak lagi memasang harga tinggi, dan bisa dinego,” tutupnya.

Sebagaimana dicatat Colliers International, rata-rata tarif sewa perkantoran yang ditawarkan sepanjang 2019 turun 2,7% (year on year/yoy) menjadi sebesar Rp 276.456 per meter persegi. Tren penurunan harga sewa ini diprediksi bakal berlanjut hingga 2020 mendatang menjadi Rp 270.000 per meter persegi.

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending