Connect with us
[adrotate group="1"]

Peristiwa

Update: Korban Tsunami Selat Sunda Sudah Capai 429 Orang

Published

on


Update: Korban Tsunami Selat Sunda Sudah Capai 397 Orang

Finroll.com — H+3 pasca tsunami di Selat Sunda pada Sabtu (22/12) lalu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, hingga pukul 13.00 hari ini, korban tewas sudah mencapai 429 orang.

“Total 492 orang meninggal dunia, dan kemungkinan bisa bertambah. Dampak terparah ada di Pandeglang, Banten,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa (25/12).

Pihaknya mendata, hingga hari ini ada 1.485 orang luka-luka, 154 hilang, dan 16.082 orang mengungsi.

Sutopo menjelaskan, masa tanggap darurat selama 14 hari di berlakukan untuk Kabupaten Pandeglang, terhitung dari 22 Desember 2018, hingga 4 Januari 2019. Sementara untuk Lampung, masa tanggap darurat di berlakukan tujuh hari, dari 23 Desember hingga 29 Desember 2018.

“Tapi kemungkinan bisa di perpanjang sesuai kondisi di lapangan,” sambungnya.

Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang, Raden Dewi Sentani menambahkan sejumlah jenazah saat ini belum teridentifikasi, sehingga menyulitkan pihak keluarga untuk melakukan pencarian anggota keluarganya yang masih hilang.

Sementara itu, Rumah Sakit Berkah saat ini tidak memiliki jumlah lemari pendingin yang memadai untuk menampung jenazah yang saat ini makin bertambah. Untuk itu, jenazah terpaksa disimpan di ruang biasa tanpa fasilitas pendingin.

Baca Lainnya: BMKG Sebut Tsunami Selat Sunda Terjadi Akibat Longsoran Gunung Anak Krakatau

Pihak rumah sakit sendiri sudah meminta bantuan kepada Kementerian Kesehatan, karena jenazah yang sudah didiamkan selama tiga hari tanpa di masukan ruang pendingin akan berubah warna sehingga menyulitkan proses identifikasi.

“Kami jadinya memotret jenazah agar keluarga bisa mengidentifikasi,” ungkap Dewi.

Dewi menegaskan, jika nantinya jenazah belum ada yang diambil pihak keluarga selama lebih dari seminggu, mereka akan dikuburkan secara massal. Hal ini dilakukan untuk menghindari penyebaran penyakit dari mayat yang membusuk.

Sumber: Berbagai sumber

Peristiwa

Pemkab Cianjur Takkan Keluarkan Izin Tabligh Akbar FPI

Published

on

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, tidak akan mengeluarkan izin untuk agenda yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa, termasuk rencana kedatangan Rizieq Shihab ke daerah ituuntuk menggelar silaturahmi dengan ulama sambil menggelar tabligh akbar FPI.

Pjs Bupati Cianjur Dudi Sudrajat Abdurachim di Cianjur, mengatakan Pemkab Cianjur tidak akan mengeluarkan izin karena saat ini status Cianjur rawan terjadi penyebaran virus corona.

“Saat ini, satgas berusaha untuk menekan angka penyebaran Covid-19 yang meningkat sejak satu bulan terakhir, kalau ada yang mengajukan izin yang menghadirkan orang banyak, tentunya tidak akan diizinkan, apalagi massa yang hadir akan lebih dari jumlah yang dilaporkan,” katanya, seperti dikutip Antara, Jumat (20/11).

Jika pihak penyelenggara tetap menggelar acara tanpa izin, ucap dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menertibkan dan membubarkan kegiatan tersebut.

Saat ini, kata dia, Cianjur masuk dalam zona rawan penyebaran, sehingga berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah daerah, termasuk tidak memberikan izin keramaian.

“Kami akan berkoordinasi dengan kepolisian kalau ada yang membandel, harapan kami ditunda dulu sampai pandemi usai. Ini demi kepentingan bersama agar Cianjur dapat kembali ke zona aman atau zona hijau,” katanya.

Ketua FPI Cianjur Habib Hud Alaydrusmengatakan Cianjur masuk dalam satu daerah yang akan dikunjungi Rizieq Shihab, namun pihaknya belum bisa memastikan tempat dan waktunya kapan, Rizieq akan hadir menemui ulama dan warga Cianjur dalam acara tablig akbar.

“Saya belum tahu pasti jadwalnya, namun Cianjur masuk dalam jadwal kunjungan beliau, kemungkinan yang hadir dibatasi hanya 100 sampai 200 orang ulama. Kalau tablig akbar kemungkinan warga yang hadir mencapai ribuan lebih,” katanya.

Pihaknya memastikan dalam pelaksanaan nanti, protokol kesehatan akan diterapkan ketat sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus berbahaya, termasuk mengimbau mereka yang hadir menggunakan masker, membawa cairan pembersih tangan dan menjaga jarak.

Sumber Berita : CNNIndonesia.com

Continue Reading

Peristiwa

Ahmad Riza Patria Beri Peringatan Buat Habib Rizieq

Published

on

FINROLL.COM – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta resepsi pernikahan yang akan digelar oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Sabtu (14/11), menerapkan protokol kesehatan.

Aturan kesehatan yang dimaksud terutama melaksanakan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. “Kami minta semua kegiatan, di mana pun, melaksanakan protokol COVID-19, protokol kesehatan dan melaksanakan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” kata Riza.

Dia mengharapkan pihak penyelenggara yakni Habib Rizieq dan keluarga mempersiapkan petugas agar bisa memastikan acara-acara yang digelar itu tidak menimbulkan kerumunan dan dibantu oleh pihak berwenang.

“Nanti tentu perlu mendapat perhatian dukungan dari pihak pengawasan dan pemantauan PSBB (pembatasan sosial berskala besar),” kata Riza.

“Membantu mengatur lalu lintas, mengatur jarak dan sebagainya, sarana dan prasarana harus disiapkan seperti thermo gun, hand sanitizer, tempat cuci tangan dan sebagainya, harus diperhatikan,” imbuh Pak Wagub.

“Ini berlaku bagi siapa saja yang melaksanakan rangkaian kegiatan, apalagi melibatkan banyak orang,” ucapnya. Meski demikian, Riza mengharapkan acara yang akan digelar oleh Habib Rizieq berlangsung dengan lancar, baik dan sukses.

“Kami juga mohon tidak terjadi kerumunan, kepadatan, kemudian mudah-mudahan ada berkah keluarga dan anaknya yang dinikahkan menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah,” tutur Riza.

Habib Rizieq rencananya menikahkan putrinya; Najwa, dengan pria bernama Irfan Alaydrus. Acara digelar di kediamannya di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Selain itu, Habib Rizieq juga akan menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara tersebut diagendakan berlangsung di markas FPI, Gang Paksi Jalan Petamburan III, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, malam nanti mulai pukul 18.30 WIB. (antara/jpnn)

Continue Reading

Peristiwa

Siap Dialog, Rizieq Minta Bebaskan Baasyir hingga Bahar Smith

Published

on

FINROLL.COM – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab meminta pemerintah membebaskan para ulama dan tokoh masyarakat yang menurutnya mendapat tindakan kriminalisasi rezim saat ini.

Hal itu disebut sebagai salah satu syarat rekonsiliasi yang ditawarkan Rizieq terhadap pemerintah agar tak terjadi lagi kriminalisasi terhadap ulama dan tokoh masyarakat.

“Tapi bebaskan dulu para habaib, para tokoh kita. Masih banyak para ulama-ulama kita yang menderita di penjara, bebaskan ustaz Abu Bakar Ba’asyir yang sudah sepuh, Habib Bahar bin Smith, bebaskan Syahganda Nainggolan, Anton Permana, bapak Jumhur Hidayat,” kata Rizieq yang dikutip di kanal Youtube Front TV, Kamis (12/11).

Rizieq juga meminta agar pemerintah bisa membebaskan para buruh dan mahasiswa yang ditangkap oleh kepolisian saat menggelar aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja beberapa waktu lali. Rizieq menilai pihaknya telah membuka diri untuk melakukan rekonsiliasi dan berdialog dengan pemerintah. Ia menyatakan pihaknya siap damai dan tak ingin membuat kegaduhan apapun di Indonesia.

“Itu sudah kami sampaikan dari 2017. Jawaban yang kami terima bukan rekonsiliasi. Yang kita dapatkan justru kriminalisasi ulama. Kami siap kapan saja, tapi setop kriminalisasi ulama. Tunjukkan niat baik. Kita siap damai, kita siap dialog,” kata Rizieq.

Meski demikian, Rizieq memberikan syarat agar dialog yang nantinya bisa berjalan dengan pemerintah harus dua arah. Ia juga berharap pemerintah bisa mendengarkan aspirasi-aspirasi dari para ulama dalam membangun Indonesia ke depannya.

“Pemerintah maunya apa dari umat, dari habait ulama. Sampaikan kami dengar. Kami siap banget. Setelah anda bicara dengarkan juga kami bicara. Karena dialog itu dua arah. Kalau satu arah namanya monolog,” kata Rizieq.

Ba’asyir merupakan salah satu terpidana kasus terorisme yang dijatuhi hukuman 15 tahun penjara. Pada 2019, sempat ada wacana pemerintah akan memberikan pembebasan bersyarat terhadap Ba’asyir karena masalah kesehatan. Namun, pembebasan bersyarat itu dikaji ulang.

Sementara Bahar bin Smith sempat tiga kali ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin, Kemang, Bogor itu sempat ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo, serta penganiayaan dua remaja pada Desember 2018. Baru-baru ini, Bahar kembali ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan terhadap sopir taksi online.

Sementara para tokoh-tokoh KAMI seperti Syahganda, Jumhur hingga Anton Permana ditetapkan Bareskrim Polri sebagai tersangka dugaan menghasut kericuhan selama demo menolak omnibus law UU Ciptaker beberapa waktu terakhir. Mereka dijerat dengan pasal beragam, mulai dari Undang-Undang Informatika dan Transaksi Elektronik (ITE) soal penyebaran berita hoaks, ujaran kebencian berdasarkan SARA, hingga pasal KUHP tentang penghasutan. (CNN INDONESIA)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending