Connect with us

Sepakbola

Video: Highlight Liga Eropa, Dynamo Kyiv 0 – 5 Chelsea

Published

on


Highlight Liga Eropa

Highlight Liga Eropa – Olivier Giroud berhasil melesakkan hat-trick saat Chelsea bertandang ke markas Dynamo Kiev. Giroud kini memimpin daftar top skor Liga Europa musim ini.

Finroll.com – Chelsea menang 5-0 dalam leg kedua 16 besar Liga Europa di Stadion NSK Olimpiyskiy, Jumat (15/3/2019) dinihari WIB. Hat-trick Giroud dilengkapi dengan gol-gol Marcos Alonso dan Callum Hudson-Odoi.

Berkat kemenangan ini, The Blues – julukan Chelsea – melaju mulus. Mereka lolos ke babak perempat final Liga Europa dengan skor agregat 8-0.

Dikutip dari situs resmi UEFA, Chelsea memang tampil sangat mendominasi. The Blues memimpin penguasaan bola hingga 61 persen.

Baca Juga: Chelsea Berpeluang Memanggil Kembali Jose Mourinho Untuk Menggantikan Peran Sarri

Dari segi peluang, Chelsea memiliki 13 yang 8 di antaranya mengarah tepat sasaran. Adapun Dynamo Kyiv mempunyai 8 kesempatan, di mana 2 menuju ke gawang.

Susunan pemain:

Dynamo Kyiv Vs Chelsea

Dynamo Kyiv (4-2-3-1): 71-Denis Boyko; 44-Tamas Kadar, 94-Tomasz Kedziora, 26-Mykyta Burda, 16-Vitalii Mykolenko; 8-Volodymyr Shepelev (18-Oleksandr Andrievsky 87′), 5-Sergey Sydorchuk (6-Tche Tche 65′); 15-Viktor Tsygankov, 10-Mykola Shaparenko, 17-Sidcley (45-Yevhen Smyrnyi 81′); 19-Denis Harmash

Pelatih: Aleksandr Khatskevich

Chelsea (4-3-3): 1-Kepa Arrizabalaga; 3-Marcos Alonso, 2-Antonio Ruediger, 21-Davide Zappacosta (28-Cesar Azpilicueta 69′), 27-Andreas Christensen; 17-Mateo Kovacic, 7-N’Golo Kante (5-Jorginho 65′), 12-Ruben Loftus-Cheek; 22-Willian (11-Pedro Rodriguez 74′), 18-Olivier Giroud, 20-Callum Hudson-Odoi

Pelatih: Maurizio Sarri

Advertisement Valbury

Sepakbola

Real Madrid Dapat Penalti Lagi, Begini Respons Ketus Zinedine Zidane

Published

on

By

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, dan para pemainnya pada laga kontra Alaves di Stadion Alfredo Di Stefano, Sabtu (11/7/2020) dini hari WIB. (AFP/Gabriel Bouys)

Finroll.com, Jakarta –  Real Madrid mencatatkan delapan kemenangan beruntun sejak lockdown saat melibas Alaves 2-0 pada pekan ke-35 La Liga di Stadion Alfredo Di Stefano, Sabtu (11/7/2020) dini hari WIB. Pertandingan kali ini kembali dihiasi penalti untuk El Real.

Hadiah penalti itu menjadi sorotan karena dalam beberapa pekan terakhir Real Madrid dituding kerap diuntungkan wasit dengan keputusan itu. Bagaimana pendapat Zidane soal penalti tersebut?

Gol pertama Real Madrid pada laga tersebut yang dicetak Benzema berasal dari titik putih. Hadiah penalti diberikan wasit Jesus Gil pada menit ke-11, setelah Ferland Mendy dilanggar Ximo Navarro di kotak terlarang. Wasit tanpa ampun langsung menunjuk titik putih.

Benzema maju sebagai eksekutor. Dia dengan mulus menjalankan tugasnya dan membuat El Real unggul. Kemenangan Los Blancos akhirnya disegel melalui gol kedua yang dicetak Marco Asensio.

“Jika itu penalti ya penalti. Pergerakan Mendy sangat bagus dan itulah yang terjadi. Hal yang terpenting adalah mencetak gol-gol, dengan cara apa pun,” ujar Zidane dengan ketus saat ditanya tentang penalti yang didapatkan Real Madrid, seperti dilansir Marca.

Gelar Belum Dipastikan

Striker Real Madrid, Karim Benzema, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Alaves pada laga lanjutan La Liga pekan ke-35 di Stadion Alfredo di Stefano, Sabtu (11/7/2020) dini hari WIB. Real Madrid menang 2-0 atas Alaves. (AFP/Gabriel Bouys)

Berkat kemenangan atas Alaves, Real Madrid makin mendekati gelar La Liga 2019-2010. Klub Ibu Kota Spanyol itu hanya butuh dua kemenangan lagi untuk menyegel gelar.

Saat ini, Madrid sudah unggul empat poin atas Barcelona, yang menempati peringkat kedua. Meski demikian, Zidane mengatakan misi belum selesai karena gelar belum pasti masuk genggaman mereka.

“Masih ada tiga pertandingan lagi, jadi kami belum tahu,” kata Zidane, saat ditanya tentang kans El Real meraih titel La liga.

“Saya selalu mengatakan La Liga sangat berat dan rumit. Kami punya tiga laga pamungkas. Kami butuh istirahat. Anda bisa beristirahat dengan lebih baik saat menang,” imbuh Zidane. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Akhir Musim Paling Menarik Dalam 3 Dekade Terakhir La Liga : Periode 1993 / 1994 Jadi Milik Barcelona

Published

on

By

Logo dan ilustrasi Barcelona. (AFP/Pau Barrena)

Finroll.com, Jakarta – La Liga 2019 / 2020 masih berlangsung ketat. Dua tim raksasa tradisional, Real Madrid dan Barcelona menjadi kuda pacu terdepan yang bisa meraih titel Liga Spanyol musim ini.

Saat ini, Real Madrid hanya unggul satu poin dari Barcelona. Real Madrid masih bisa menjauh jika sanggup menekuk Alaves pada laga nanti malam. Pada sisi lain, perseteruan dua musuh bebuyutan tersebut bisa menjadi gambaran persaingan La Liga yang tak kalah panas dengan liga-liga lain di kawasan Eropa.

Sepanjang sejarah La Liga, ada beberapa musim yang berstatus ‘ketet’, bahkan sampai membutuhkan pekan terakhir untuk mengetahui siapa yang berjaya. Nah, jika menilik sejarah, bisa saja titel musim ini berasal dari pertarungan jornada terakhir.

Bagi para penggemar La Liga, ada beberapa momen bersejarah dan menarik, yang bisa menggambarkan pertarungan ketat hingga akhir musim. Satu di antara musim tersebut adalah 1993/1994.

Saat itu, Barcelona menjadi pihak yang paling berbahagia. Barcelona menggagalkan Real Madrid meraih gelar juara di musim 1991/1992 dan 1992/199. Tapi, pertandingan terakhir musim 1993/1994 lebih dramatis.

Drama Penalti

Deportivo La Coruna bersaing meraih gelar La Liga untuk kali pertama mereka setelah memimpin klasemen selama berbulan-bulan. Mereka butuh menang atas Valencia di kandang untuk memastikan gelar. Depor, yang gugup dalam pertandingan itu, menyia-nyiakan beberapa peluang, dan skor masih 0-0 di jeda pertandingan.

Pada area lain, tepatnya di Camp Nou, Barcelona berhasil menang 5-2 atas Sevilla. Johan Cruyff dan timnya berkumpul di pinggir lapangan untuk mendengarkan radio disaat pemain sayap Depor, Nando, dijatuhkan di kotak penalti.

Donato, yang biasa mengambil tendangan penalti, sudah diganti pemain lainnya, sehingga bek Miroslav Đukić, maju sebagai eksekutor. Sayang, tendangannya dapat dihalau kiper Valencia, José Luis González. Alhasil, Barcelona langsung melakukan selebrasi, dan itu adalah akhir musim yang pahit bagi Depor dan Đukić. (Bola.com)(GE)

Continue Reading

Sepakbola

Inter Milan dan Chelsea Hampir Capai Kesepakatan Transfer Emerson Palmieri, Olivier Giroud Juga Diincar

Published

on

By

Bek Chelsea, Emerson Palmieri, (AFP Photo/Glyn Kirk)

Finrll.com, Jakarta – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, dikabarkan ingin bereuni dengan mantan anak asuhnya di Chelsea, Olivier Giroud dan Emerson Palmieri. Menurut laporan media Italia, kedua kubu hampir mencapai kesepakatan soal transfer Palmieri

Inter Milan ingin memboyong Emerson karena sesuai kebutuhan tim. Conte ingin menambah opsi pemain di sektor bek kiri yang selama ini stoknya tipis.

Selain Palmieri, Giroud juga menjadi sasaran bidikan Inter Milan. Klub berjuluk La Beneamata tersebut sudah lama mengincar pemain Prancis itu.

Emerson dan Giroud juga bukan sosok asing bagi Conte. Mereka pernah bekerja saat Conte masih mengarsiteki Chelsea.

The Blues dikabarkan menyematkan banderol sekitar 25 juta euro hingga 30 juta euro untuk Emerson. Bagi Inter Milan, membeli pemain Brasil itu secara harga lebih masuk akal dibanding mengejar Marcos Alonso yang berbanderol 40 juta euro (Rp655 miliar).

Saat ini, Emerson dan Giroud sama-sama sudah memasuki tahun terakhir kontrak mereka di Chelsea. Emerson tercatat menyumbangkan satu assist dalam 19 laga musim ini, sedangkan Giroud mencetak enam gol dalam 18 pertandingan.

Nilai Kontrak

Bek Chelsea, Emerson Palmieri, berebut bola dengan gelandang Nottingham Forest, Alex Mighten, pada laga Piala FA di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu (5/1). Chelsea menang 2-0 atas Forest. (AFP/Adrian Dennis)

Inter Milan dan Chelsea dikabarkan sudah sepakat dengan nominal transfer senilai 25 juta euro (Rp 409,5 miliar) untuk Emerson. Kedua kubu tinggal membahas beberapa detail kontrak secara lebih terperinci.

Emerson Palmieri diboyong Chelsea dari AS Roma. Ia tercatat sudah 2,5 tahun merumput di Stamford Bridge.

Sepanjang musim ini, Emerson Palmieri tak selalu mendapat jaminan tampil sebagai starter. Dalam beberapa kesempatan ia harus duduk di bangku cadangan. (Bola.com)(GE)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending