Connect with us

News

Viral Sederet Siswa di Malang Ditampar di Ruangan Kelas

Published

on


Kota Malang dihebohkan dengan sebuah video pendek berdurasi 17 detik yang berisi adegan kekerasan oleh seseorang kepada lima siswa di sebuah ruangan yang menyerupai kelas sekolah. Mereka ditampar secara bergantian sebelum dipersilakan kembali duduk di bangku.

Dalam video itu, tertulis jelas dalam sebuah spanduk Sekolah Menengah Kejuruhan (SMK) Muhammadiyah 2 Kota Malang. Serta tulisan tema kegiatan “Seminar Motivasi Berwirausaha”. Belakangan diketahui pelaku kekerasan adalah seorang motivator berinisial AS atau AP yang didatangkan oleh sekolah tersebut.

Kejadian itu terjadi pada, Kamis, 17 Oktober 2019. Video ini diduga direkam oleh salah satu rekan pelajar, kemudian menyebar melalui media sosial. Dalam video itu juga terdengar cukup keras, saat AS menampar pipi satu persatu siswa yang ada di depannya.

Kapolres Malang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Dony Alexander mengungkapkan timnya sedang mengecek TKP video tersebut. Saat ini tim dari Polres Malang Kota sedang melihat kondisi korban terlebih dahulu.

“Kami masih di lapangan untuk cek korban dulu ya. Masih on proses nanti kami info. Masih ngecek TKP,” kata Dony, Jumat 18 Oktober 2019.

Sementara itu, menurut informasi yang dihimpun VIVAnews, seminar ini diikuti oleh puluhan siswa. Kegiatan diikuti oleh siswa kelas X hingga XII dari Prodi Multimedia Jurusan Teknologi Informasi dan Komunikasi. AS diduga emosional saat dalam pemaparan terjadi kesalahan tulisan di mana seharusnya tertulis “Goblok” namun tertulis “Goblog”.

Siswa yang mengikuti kegiatan itu pun tertawa. Diduga tersinggung, AS lantas memanggil beberapa siswa ke depan. Setelah itu, secara bergantian siswa digampar satu persatu oleh AS. (ren)

International

Pangeran Arab Saudi Meninggal di Luar Negeri

Published

on

By

Ilustrasi Kerajaan Arab Saudi. (AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Finroll.com, Jakarta – Kerajaan Arab Saudi mengumumkan Pangeran Khalid Bin Saud Bin Abdul Aziz meninggal dunia, Selasa (7/7). Kantor berita Saudi Press Agency (SPA) melaporkan bahwa sang pangeran meninggal di luar negeri.

“Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan kepadanya dan menempatkannya di surga, kita milik Allah dan kepada-Nya kita akan kembali,” kata pernyataan itu seperti dilansir dari Gulfnews, Kamis (9/7).

Tidak dijelaskan penyebab pasti kematian almarhum. Ini merupakan kali ketiga Saudi mengumumkan kematian pangeran dalam dua bulan terakhir.

Akhir Juni lalu pihak kerajaan menyampaikan berita duka meninggalnya Pangeran Bandar bin Saad bin Mohammad bin Abdulaziz bin Saud bin Faisal Al Saud. Pangeran Bandar dimakamkan di Riyadh pada Senin (29/6) waktu setempat.

Saudi24 menuliskan bahwa sang pangeran tutup usia setelah bergelut dengan penyakit. Namun tidak diketahui penyakit apa yang diderita.

Sementara awal bulan ini salah satu pangeran kerajaan Saud bin Abdullah Bin Faisal bin Abdulaziz Al Saud juga dilaporkan meninggal dunia.

Saudi Royal Court mengonfirmasi kematian Pangeran Saud, seperti diberitakan SPA, tapi tidak disebutkan penyebab meninggal.

Tetapi satu hari setelah kematian Saud, sebuah sumber medis mengungkapkan bahwa beberapa anggota keluarga kerajaan menjalani perawatan di rumah sakit dan di vila pribadi setelah kondisi kesehatan memburuk akibat virus corona.

Saudi Leaks melaporkan bahwa dokter Saudi Nezar Bahabri membenarkan saat itu lebih dari 1.200 pasien infeksi virus corona kritis sedang dirawat di kerajaan dengan ventilator.

“Situasi di Jeddah dan Riyadh sangat memprihatinkan. Kami tidak mengharapkan kasus kritis mencapai angka ini,” kata Bahabri dalam cuplikan video dilansir dari Middle East Monitor.

Hingga kini virus corona telah menginfeksi 220.144 orang di Arab Saudi dan 2.059 kematian.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

Nasional

Baduy Minta Dihapus dari Tempat Wisata, Lebak Belum Bersikap

Published

on

By

Warga Baduy Luar saat antre untuk melakukan pencoblosan Pemilu 2019 di Desa Kanekes, Lebak, Banten, 17 April 2019. Kini warga Baduy minta dihapus dari tujuan lokasi wisata. (ANTARA FOTO/ Dziki Oktomauliyadi)

Finroll.com, Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, belum bisa bersikap mengenai surat terbuka dengan cap jempol tiga jaro (kepala desa) Suku Baduy minta dihapus sebagai tujuan lokasi wisata.

Alasannya, pemkab belum menerima surat penghapusan perkampungan Baduy dari destinasi wisata di Indonesia tersebut.

“Kita kan belum dikasih tembusannya, kita baru tahu dari media nih, jadi langkah kami nanti kita konfirmasi dulu ke Jaro pemerintah, ke Puun, dari situ kita secepatnya konfirmasi ke mereka,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Lebak, Imam Rismahayadi, ditemui di ruangannya, Rabu (8/7).

Para Jaro dan Puun Kampung Adat Baduy itu berada di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Menyikapi permintaan dari suku Baduy tersebut, Pemkab Lebak mengapresiasi atas surat terbuka yang juga dikirimkan ke Gubernur Banten dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu. Pasalnya surat itu bertujuan untuk memperbaiki kawasan Adat Baduy.

“Semoga ini jadi awal yang baik bagi Baduy ke depan. Kita serap dulu aspirasi mereka, nanti kami tindak lanjuti, kita ikuti. Kalau melihat kinten-nya untuk kebaikan, menjaga alam, menjaga tradisi, sesuai aturan adat,” terangnya.

Sementara itu, pihak tour and travel yang biasa melayani perjalanan ke perkampungan Suku Baduy mengaku kecewa andai kawasan adat itu ditutup sebagai destinasi wisata. Pasalnya, minat orang untuk mengetahui Baduy dan menikmati keindahan alamnya dinilai sangat tinggi.

“Kalau benar ditutup sayang banget, karena itu asetnya orang Lebak, kalau Baduy ditutup. Baduy itu identik dengan Lebak. Jangan ditutup, harusnya diberi arahan yang betul, agar [wisatawan] tidak membawa sampah ke atas,” kata pengelola tour and travel Alenta Jaya, Agus Solihan di tempat yang sama.

Agus mengaku kerap membawa wisatawan ke Baduy, bahkan sampai 300 orang. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara, dia membatasinya hanya boleh empat orang saja untuk satu kali perjalanan.

Dia mengklaim selalu menyarankan wisatawan yang dibawanya untuk tidak menggunakan tempat minum plastik dan harus memakai botol/gelas sendiri (tumbler). Kemudian pemandu wisata (guide), harus mengingatkan para wisatawan yang dituntunnya agar membawa kembali sampah masing-masing ke bawah dan tidak membuangnya di wilayah perkampungan Baduy sekitarnya.

“Di Baduy sebenernya bersih, kalau sekarang termakan zaman, berubah karena ulah wisatawan juga, karena akses bisa masuk siapa saja. Untuk menjaga wisatawan itu kan sebenarnya ada di guide. Harusnya sih masyarakat adat mereka itu yah, harusnya pemerintah masuk ke dalam, mengelola sampah,” kata Agus.

Sebelumnya, empat perwakilan lembaga adat Baduy mengirim surat terbuka ke Presiden Jokowi. Surat tertanggal 6 Juli 2020 tersebut berisi tentang Baduy minta dihapus dari destinasi wisata Indonesia.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading

International

China Buka Kantor Intelijen di Hong Kong usai Sahkan UU Baru

Published

on

By

Kantor perwakilan intelijen China di Hong Kong. (Foto: AP/Kin Cheung)

Finroll.com, Jakarta – China secara resmi membuka kantor baru untuk aktivitas intelijen di Hong Kong pada Rabu (8/7). Pembukaan ini dilakukan setelah pemberlakuan undang-undang keamanan nasional pada 1 Juli lalu.

Kantor ini berlokasi di sebuah hotel yang dikonversi dan menghadap langsung ke Taman Victoria yang kerap menjadi lokasi protes pro-demokrasi tahun lalu.

Sebuah plakat bertuliskan nama badan keamanan dipajang di halaman depan kantor tersebut. Pemimpin Hong Kong Carrie Lam bersama sejumlah pejabat China hadir untuk meresmikan kantor tersebut.

Dalam sambutannya, Lam memuji pembukaan kantor tersebut sebagai sebuah ‘momen bersejarah’. Ia juga mengatakan bahwa aparat intelijen China akan menjadi ‘mitra penting’ dalam membantu menjaga keamanan nasional.

Mengutip AFP, utusan China untuk Hong Kong, Luo Huining mengatakan pembukaan kantor ini menjadi awal bagi ‘keamanan nasional’ di kota tersebut.

China mengesahkan UU Keamanan Nasional yang memasukkan empat kategori kasus kriminal yakni subversi, pemisahan diri, terorisme, dan kolusi dengan kekuatan asing sebagai tanggapan atas aksi gelombang protes yang kerap berakhir kekerasan pada 2019 lalu. Hukuman bagi pelanggarnya beragam, salah satunya vonis penjara seumur hidup.

Undang-undang ini merupakan perubahan paling radikal dalam kebebasan dan otonomi Hong Kong sejak Inggris mengembalikan ke tangan China pada 1997.

Menurut undang-undang baru, pandangan politik yang menganut independensi atau otonomi akan dianggap ilegal. Aktivis pro-demokrasi menilai uu keamanan nasional bisa mengikis otonomi dan kebebasan di Hong Kong.

China mengatakan pemberlakuan UU keamanan nasional justru untuk melindungi dan menyejahterakan Hong Kong.

Sumber : CNN Indonesia

Continue Reading
Advertisement

Advertisement
Advertisement

Trending