Connect with us

Science & Technology

Vivo Y3 Hadir dengan Tiga Kamera Belakang dan Baterai 5.000mAh

Published

on


Finroll.com – Y3 yang pekan lalu bocorannya beredar di ranah maya, kini akhirnya telah dirilis secara resmi. Salah satu keunggulannya, smartphone ini memiliki tiga kamera belakang.

Dilansir GSM Arena, Rabu (22/5/2019) Vivo Y3 dilengkapi tiga kamera belakang dengan kombinasi 13MP (f2.2), 8MP untuk wide-angle (f/2.2), dan 2MP depth sensing (f/2.4). Kemudian, kamera depannya memiliki resolusi 16MP, yang letaknya berada di dalam notch di bagian atas layar.

Selain itu, Y3 memiliki layar LCD 6,35 inci dengan rasio layar ke bodi 89 persen. Resolusi layarnya 1.544 x 720 piksel.

Smartphone dengan baterai 5.000mAh ini mendukung Dual-Engine Fast Charging 18W.

Fitur lainnya termasuk, pemindai sidik jari di bagian belakang bodi, face unlock, asisten digital berbasis AI bernama Jovi, Easy Mode, dan mode eSports Game Cube.

Vivo Y3 hadir dengan pilihan warna Peacock Blue, Peach Pink, dan Ink Blue. Smartphone ini diual dengan harga berkisar USD 216 atau Rp 3 jutaan di Tiongkok melalui situs e-commerce JD.com. Selain itu, juga dijual melalui toko online Vivo.

Berkenalan dengan Dedengkot Oppo, Vivo, OnePlus, dan Realme

Sekitar 10 tahun belakangan, merek smartphone Tiongkok tak hanya jadi raja di negerinya, tetapi juga di sejumlah negara berkembang. Misalnya saja smartphone dengan merek Oppo, Vivo, OnePlus, hingga Realme. Siapa sangka, keempatnya hadir dari asuhan satu perusahaan induk yang sama, BBK Electronics Corp.

Perusahaan ini sudah berusia 24 tahun dan bermarkas di Dongguan, Tiongkok. Kota tersebut kini jadi salah satu rantai pasokan elektronik terbesar dan tercanggih di dunia di balik berbagai smartphone global.

BBK Electronics Corp sendiri dipimpin oleh miliarder, investor, sekaligus filantropis Tiongkok, Duan Yongping.

Menurut laporan South China Morning Post, Pria berusia 58 tahun ini bahkan disebut sebagai ayah baptisnya merek-merek smartphone Tiongkok.

Pasalnya dia mengembangkan dua merek smartphone global Oppo dan Vivo, yang kini berkompetisi dengan Samsung, Apple, LG, hingga Huawei. Tidak cuma Oppo dan Vivo, OnePlus dan Realme juga ada di bawah BBK.

Miliarder Tiongkok ini, berdasarkan wawancara Bloomberg pada 2017, merupakan investor awal di Pinduoduo yakni sebuah e-commerce terbesar ketiga di Tiongkok. Pada 2018, kekayaan Duan mencapai US$ 1,5 miliar.

Dia tinggal di Palo Alto, California, bersama keluarganya. Duan dan sang istri, Liu Xin, memiliki sebuah yayasan yang bertujuan mulia, yakni memberikan beasiswa kepada mahasiswa Tiongkok yang belajar engineering di Stanford University.

Science & Technology

Permudah Pengguna, WhatsApp Akan Rilis 5 Fitur Baru

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta –  WhatsApp kembali merilis fitur terbaru. Setidaknya ada lima fitur yang akan dirilis dalam beberapa minggu mendatang lewat versi terbaru WhatsApp.

Pertama

Stiker Animasi. Rencananya WhatsApp akan meluncurkan paket stiker animasi baru agar membuat komunikasi Anda lebih menyenangkan dan ekspresif.

Kedua

Kode QR. Fitur ini dirilis untuk membuat proses penambahan kontak baru jadi sangat mudah. Dengan fitur ini, pengguna WhatsApp yang mendapat kenalan baru cukup memindai kode QR untuk menambahkan kontak mereka.

Dengan fitur ini, pengguna nantinya tidak perlu lagi mengetik satu per satu nomor telepon untuk menyimpan kontak.

Ketiga

Mode gelap untuk web dan desktop WhatsApp. Fitur yang disukai ini kini berekspansi ke layar komputer pengguna WhatsApp.

Keempat

Pembaruan panggilan video grup. Dengan fitur ini, pengguna dapat melakukan panggilan video dengan hingga 8 orang.

Ketika ingin fokus ke layar peserta tertentu, pengguna WhatsApp bisa menekan dan menahan video peserta tersebut untuk memaksimalkan videonya ke layar penuh. WhatsApp juga telah menambahkan ikon video di chat grup dengan 8 peserta atau kurang.

Dengan tambahan ini, pengguna akan lebih dimudahkan untuk memulai panggilan video grup dengan sekali ketuk.

kelima

‘Status’ hadir di KaiOS. Dengan fitur ini, pengguna KaiOS  dapat menikmati fitur populer yang berbagi status terbaru mereka, yang akan hilang setelah 24 jam.

Dalam pernyataannya yang dikutip Kamis (2/7), WhatsApp menyatakan fitur baru ini dirilis untuk mempermudah dan memenuhi kebutuhan para pengguna dalam berkomunikasi.

Fitur-fitur baru ini hadir melengkapi fitur-fitur WhatsApp sebelumnya, seperti menyematkan obrolan, membalas pesan tertentu, serta menujukan pesan dengan simbol ‘@’ kepada orang tertentu dalam obrolan grup.(cnnindonesia.com)

Continue Reading

Science & Technology

Google Indonesia Siap Pungut Pajak 10 Persen ke Pengguna

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta – – Google Indonesia mengaku siap memungut pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen kepada klien jika diminta oleh pemerintah. Pemungutan akan dilakukan setelah aturan pajak digital ini diberlakukan, yakni Agustus 2020.

“Kami akan menagihkan pajak layanan sebesar 10 persen kepada para klien kami di Indonesia setelah ketentuan yang relevan mulai berlaku,” ucap Head of Corporate Communication Google Indonesia Jason Tedjasukmana kepada CNNIndonesia.com, Rabu (1/7).

Jason mengklaim Google selalu mematuhi hukum pajak yang berlaku di seluruh negara. Oleh karena itu, perusahaan juga akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.

Sementara, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Hestu Yoga Saksama mengatakan ada beberapa kriteria yang ditetapkan untuk pelaku e-commerce untuk memungut PPN produk digital luar negeri.

Salah satunya adalah pelaku usaha yang memiliki nilai transaksi penjualan produk digital kepada pembeli di Indonesia lebih dari Rp600 juta dalam setahun atau Rp50 juta dalam sebulan.

“Kriteria juga bisa memiliki jumlah traffic atau pengakses di Indonesia melebihi 12 ribu dalam satu tahun atau 1.000 dalam satu bulan dapat ditunjuk sebagai pemungut PPN,” ucap Hestu.

Nantinya, DJP Kemenkeu akan menunjuk pelaku usaha e-commerce yang wajib memungut PPN. Namun, perusahaan yang tidak ditunjuk bisa mengajukannya kepada DJP Kemenkeu.

“Dengan kriteria tersebut di atas maka penunjukan pemungut PPN didasarkan semata-mata atas besaran nilai transaksi dengan pembeli di Indonesia, atau jumlah traffic atau pengakses dari Indonesia tanpa memandang domisili atau yurisdiksi tempat kedudukan pelaku usaha,” jelas Hestu.

Ia bilang pelaku usaha yang ditunjuk sebagai pemungut PPN wajib menarik PPN pada bulan berikutnya setelah keputusan diterbitkan. Hanya saja, Hestu menyatakan pemungutan PPN tak berlaku untuk barang atau jasa yang kalau berdasarkan undang-undang (uu) dikecualikan atau dibebaskan dari pengenaan PPN.(cnnindonesia.com)

Continue Reading

Science & Technology

MediaTek Helio G35 dan G25, Chipset Gaming Dibawah G70

Published

on

By

Finroll.com, Jakarta – MediaTek meluncurkan chipset gaming terbarunya, yakni MediaTek Helio G35 dan G25. Dari segi spesifikasi performa, kinerja chipset ini ada di bawah seri G70 dan G80 yang sebelumnya meluncur.

Menurut Mediatek, G70 ditujukan untuk ponsel kelas menengah. Sementara G35 yang punya spesifikasi dibawah G70 bakal ditujukan untuk ponsel mainstream.

Kedua chipset gaming ini ditujukan untuk ponsel mainstream yang diklaim bakal hadir untuk ponsel dengan harga terjangkau.

Ketika ditanya soal rentang harga ponsel yang akan disasar, perwakilan Mediatek enggan menjelaskan lebih jauh soal rentang harga ponsel mainstream ini.

“Kalau berdasarkan spek sih memang di bawahnya G70. Tapi, MediaTek gak punya data harga kisaran ponselnya,” jelas perwakilan Mediatek di Indonesia saat dihubungi, Rabu (1/7).

Sebab, menurutnya harga yang akan dibanderol dengan chipset ini akan tergantung dengan fitur lain yang disematkan dalam ponsel itu.

“Soalnya khan fitur2 sama kelengkapan (RAM, memori internal, dll) khan ngaruh ke harga juga, di luar chipset,” tuturnya.

Jika dilihat di pasar, Mediatek Helio G70 memang ada yang menjual di rentang harga Rp1 jutaan. Contohnya Realme C3 yang menggunakan Helio G70 dan dilego Rp1,699 juta. Sementara kemarin, Realme juga baru meluncurkan C11 yang menggunakan Mediatek G35 yang dilego di harga yang tak jauh beda Rp1,499 juta.

Chipset ini dibekali dengan teknologi HyperEngine yang menawarkan performa lebih tinggi, sebab bisa bekerja lebih cepat dan efisien dan peningkatan grafis.

“MediaTek memperluas seri G untuk memenuhi kebutuhan yang besar akan smartphone gaming mainstream dengan harga bersaing,” kata Deputy General Manager, Wireless Communications Business Unit MediaTek, Yenchi Lee dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (30/6).

Kemarin, Realme baru saja meluncurkan ponsel Realme C11 yang menggunakan chipset Mediatek Helio G35. Ponsel itu dilego di harga Rp1,499 juta.

Kedua chipset ditenagai CPU Arm Cortex-A53. Helio G25 mampu beroperasi hingga 2GHz, sementara G35 bisa beroperasi hingga 2,3 GHz.

Kedua chipset juga memiliki  GPU IMG PowerVR GE8320. Kecepatan GPUS G25 bisa mencapai 650MH, sedangkan G35 bisa menghasilkan kecepatan 680MHz.

Kedua cip memiliki efisiensi daya optimal konstruksi FinFet 12nm tingkat lanjut. Konstruksi juga dikombinasikan dengan HyperEngine yang membuat  umur baterai panjang dan efisiensi daya, bahkan ketika bermain game dalam waktu lama tanpa henti.

“MediaTek Helio G25 dan G35 menawarkan fitur-fitur smartphone premium yang sudah ada di lini seri G kami lainnya, termasuk efisiensi daya yang lebih tinggi, kinerja optimal, permainan yang lebih mulus, dan fotografi lebih baik,” kata Lee.

HyperEngine ini mampu mengaktifkan konkurensi Wifi dan LTE dalam waktu mili detik apabila sinyal Wifi sedang lemah. Teknologi memastikan koneksi tanpa lag.

MediaTek HyperEngine juga memungkinkan pengguna untuk menunda panggilan ketika bermain game, mencegah putusnya koneksi atau berhentinya permainan untuk menerima panggilan. Teknologi ini juga memastikan pengelolaan cerdas dan dinamis akan CPU, GPU, dan memori.

Dari sisi koneksi jaringan, kedua chipset menawarkan pengalaman gaming dengan latensi paling rendah untuk menjaga jaringan yang lebih stabil.

Kedua chipset mengedepankan modem 4G LTE WorldMode terintegrasi, termasuk dukungan SIM 4G ganda, memungkinkan VoLTE/ViLTE di kedua koneksi.

Pencarian sinyal ponsel menjadi salah satu alasan kenapa ponsel boros baterai. Chipset ini disebut mampu menyediakan kualitas sinyal yang baik dengan konsumsi daya yang rendah dengan teknologi antena cerdas MediaTek TAS 2.0.

G25 mendukung kamera tunggal hingga 21MP di 30fps. Sementara G35 chipset mendukung smartphone multi-kamera dengan resolusi maksimal 25MP. Sehingga chipset G35 sudah bisa menggunakan fitur kamera ganda dimana kamera kedua digunakan untuk menghasilkan bokeh.

Teknologi Electronic Image Stabilization (EIS) dan Rolling Shutter Compensation (RSC) secara pintar mengurangi video melengkung (‘efek jello’) ketika merekam aksi cepat atau video panning.

G25 dan G35 juga mampu memproses kemampuan AI untuk kamera. Sehingga, bisa memberikan fitur AI untuk mempercantik (efek beauty), album foto cerdas, dan meningkatkan presisi blur saat melakukan foto bokeh.(cnnindonesia.com)

Continue Reading
Advertisement

Advertisement

Trending